Jalan Sudirman Kembali Dibuka Usai Demo Buruh, Lalu Lintas Berangsur Normal

1790240198797

Massa KBPBI membubarkan diri secara bertahap setelah menyampaikan aspirasi di depan Gedung UOB Plaza, Jakarta Pusat. (Foto: tangkapan layar)

GEBRAK.ID,JAKARTA – Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, kembali dibuka setelah massa buruh yang menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Gedung UOB Plaza membubarkan diri pada Kamis (24/9/2026) siang. Massa yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) mulai meninggalkan lokasi secara bertahap sekitar pukul 14.00 WIB setelah menyampaikan sejumlah aspirasi terkait perlindungan ketenagakerjaan.

Sebelumnya, kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin mengalami pengaturan dan pengalihan lalu lintas akibat konsentrasi massa aksi. Berdasarkan laporan ANTARA, peserta aksi mulai meninggalkan lokasi sekitar pukul 13.50 WIB setelah menyampaikan petisi terkait substansi Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan.

Jalan Sudirman Sempat Ditutup

Sebelum aksi berakhir, arus kendaraan dari arah Semanggi menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI) sempat ditutup sementara. Penutupan dilakukan karena massa buruh berkumpul di kawasan UOB Plaza. Kendaraan dari arah Semanggi kemudian diarahkan menuju sejumlah jalur alternatif untuk menghindari lokasi aksi. Penutupan arus dari Semanggi menuju Bundaran HI diberlakukan ketika massa mulai berkumpul di sekitar UOB. Polisi juga memasang barikade dan papan pemberitahuan terkait pengalihan arus.

Sebelumnya, kepolisian memang telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi dampak sejumlah aksi unjuk rasa di Jakarta. Korlantas Polri menyebut sebanyak 1.550 personel lalu lintas disiapkan untuk membantu mengatur arus kendaraan di sejumlah kawasan, termasuk Sudirman-Thamrin, Monas, dan sekitar Gedung DPR/MPR RI.

Massa Buruh Sampaikan Aspirasi

Aksi KBPBI di kawasan UOB Plaza merupakan bagian dari penyampaian aspirasi buruh terkait perlindungan dan kepastian kerja. Massa membawa petisi yang berkaitan dengan pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan. Sebelum aksi berlangsung, jumlah peserta diperkirakan mencapai sekitar 50.000 buruh yang berasal dari Jakarta, Banten, serta sejumlah wilayah di Jawa Barat.

Dalam aksi tersebut, buruh juga menyampaikan tuntutan mengenai kepastian kerja, perlindungan pekerja, pengupahan, serta persoalan outsourcing dan pekerja kontrak. Setelah rangkaian penyampaian aspirasi selesai, massa secara bertahap meninggalkan kawasan UOB Plaza. Dengan berakhirnya konsentrasi massa, Jalan Jenderal Sudirman yang sebelumnya digunakan sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas kembali dibuka. Arus kendaraan kemudian berangsur kembali normal.

Meski demikian, pengguna jalan tetap diimbau memperhatikan arahan petugas apabila terjadi kepadatan di sekitar lokasi akibat proses pembubaran dan pergerakan massa menuju daerah masing-masing.

(Damar Pratama/ berbagai sumber)