Le Bris Puji Mentalitas Skuad Sunderland Usai Menang Bersejarah di Liga Europa
Pelatih Sunderland, Régis Le Bris. (Foto: Sunderland AFC)
GEBRAK.ID — Sunderland mengawali kiprahnya di Liga Europa 2026/2027 dengan kemenangan bersejarah. The Black Cats menundukkan AZ Alkmaar 1-0 di Stadium of Light, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut terasa istimewa karena Sunderland akhirnya kembali mencicipi kemenangan di kompetisi Eropa setelah penantian selama 53 tahun. UEFA mencatat laga melawan AZ menjadi pertandingan Eropa pertama Sunderland sejak 1973 sekaligus menandai kembalinya klub Inggris itu ke panggung kontinental.
Enzo Le Fée menjadi penentu kemenangan Sunderland. Gelandang asal Prancis itu sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti pada babak kedua setelah tuan rumah meningkatkan tekanan.
Sunderland sebenarnya sudah tampil agresif sejak babak pertama. Tendangan Le Fée bahkan sempat membentur tiang gawang. Namun, AZ mampu bertahan dan beberapa kali mengancam lewat serangan balik.
Memasuki babak kedua, Sunderland akhirnya memperoleh peluang dari titik putih. Le Fée tidak menyia-nyiakannya dan membawa tim asuhan Régis Le Bris unggul 1-0.
AZ kemudian berusaha mengejar gol penyama kedudukan. Kiper Sunderland Robin Roefs tampil penting dengan sejumlah penyelamatan, sementara Kevin Danso, Nordi Mukiele, dan Dan Ballard juga melakukan blok krusial untuk mempertahankan keunggulan.
UEFA mencatat Sunderland mampu menjaga skor hingga pertandingan berakhir dan mengamankan tiga poin pada laga pertama fase liga.
Le Bris memberikan apresiasi terhadap kualitas serta mentalitas anak asuhnya. Menurut dia, Sunderland menunjukkan keberanian untuk bermain menyerang dan mencari solusi ketika menghadapi permainan AZ yang mengandalkan transisi.
“Kami datang untuk menang dan apa pun cara yang Anda pilih untuk melakukannya, itu penting,” kata Le Bris setelah pertandingan.
Pelatih asal Prancis itu menilai Sunderland tampil dominan pada babak pertama. Ia menyayangkan timnya gagal mencetak gol lebih cepat meski mampu membangun momentum.
“Kami merasa kualitas skuad dan mentalitas skuad. Ini soal pengalaman, dan pertandingan ini sangat sulit. Namun, di Liga Primer Inggris tuntutannya juga sangat tinggi,” ujar Le Bris.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Sunderland dalam perjalanan mereka di fase liga Liga Europa. Berdasarkan jadwal UEFA, Sunderland selanjutnya akan menghadapi Torreense pada 15 Oktober, kemudian Lech Poznan pada 22 Oktober 2026.
Bagi Sunderland, kemenangan atas AZ bukan sekadar tambahan tiga poin. Klub yang baru kembali ke kompetisi Eropa itu kini memiliki awal yang kuat setelah menunggu lebih dari setengah abad untuk kembali merasakan atmosfer kemenangan di panggung kontinental.
(Damar Pratama/Sumber: UEFA)
