Luciano Spalletti tak Gentar Tekanan di Juventus dan Pilih Fokus Jelang Laga Vs NEC

spalletti juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti. (Foto: Juventus)

GEBRAK.ID — Luciano Spalletti tidak mau larut dalam tekanan setelah Juventus melewati dua pertandingan terakhir tanpa kemenangan. Pelatih asal Italia itu memilih mengabaikan pemberitaan negatif dan mengarahkan perhatian tim untuk segera bangkit.

Juventus mengawali musim Serie A Liga Italia 2026/27 dengan hasil yang belum stabil. Setelah bermain imbang 1-1 melawan AC Milan, Bianconeri kemudian kalah 2-3 dari Sassuolo pada akhir pekan lalu.

Kekalahan di markas Sassuolo membuat lini belakang Juventus kembali menjadi sorotan. Hasil tersebut juga membuat Juventus mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan dan berada di posisi kedelapan klasemen.

Situasi itu ikut memunculkan spekulasi mengenai masa depan Spalletti. Sejumlah pemberitaan bahkan mengaitkan posisi pelatih berusia 67 tahun tersebut dengan Antonio Conte.

Namun, Spalletti menegaskan pengalaman panjang dalam sepak bola membuat dirinya terbiasa menghadapi tekanan.

“Belajar menerima tekanan itu ibarat obat; hal itu membantu Anda menjalani hidup dengan benar. Saya sudah belajar hal itu sejak lama,” ujar Spalletti seperti dikutip Football Italia, Kamis (17/9/2026).

Spalletti kemudian menceritakan pengalaman masa kecilnya ketika harus membantu bekerja sepulang sekolah saat keluarganya menghadapi masa sulit. “Jadi bayangkan saja seberapa besar saya memedulikan soal ‘tekanan’,” katanya.

Spalletti juga tidak berniat menjadikan pemberitaan mengenai dirinya sebagai gangguan. Menurut dia, dirinya memiliki kendali penuh untuk menentukan hal-hal yang perlu diperhatikan.

“Saya yang memutuskan apa yang harus saya perhatikan dan kapan memilih tidak, dan dalam kasus ini, saya memilih untuk tidak memikirkannya,” ujar Spalletti.

Pelatih Juventus itu menyadari tuntutan terhadap seorang pelatih bisa muncul kapan saja. Apalagi, persaingan di sepak bola Italia berlangsung ketat sejak awal musim.

“Kami memiliki prioritas sendiri, yaitu memenangkan pertandingan dan menunjukkan jati diri kami sebagai Juventus,” tegas Spalletti.

Kini kesempatan bagi Juventus untuk menjawab sorotan datang di kompetisi Eropa. Bianconeri akan menghadapi NEC Nijmegen pada pertandingan pertama fase liga Liga Europa 2026/2027 di Allianz Stadium.

Laga Juventus vs NEC dijadwalkan berlangsung Kamis (17/9/2026) pukul 21.00 waktu setempat atau Jumat (18/9/2026) pukul 02.00 WIB. Juventus mengonfirmasi pertandingan tersebut sebagai laga pembuka perjalanan mereka di Liga Europa musim ini.

NEC bukan lawan yang sepenuhnya bisa diremehkan. Juventus mencatat bahwa klub Belanda itu tampil agresif dan akan menjadi ujian tersendiri bagi lini pertahanan mereka. Kedua tim juga belum pernah bertemu sebelumnya dalam pertandingan kompetitif.

Bagi Spalletti, pertandingan tersebut menjadi kesempatan untuk mengalihkan perhatian dari hasil buruk di Serie A sekaligus membangun kembali kepercayaan diri Juventus di panggung Eropa.

(Damar Pratama/Sumber: Football Italia)