Qliphah in Providence’s Shadow Ungkap Gameplay dan Bonus Pre-Order
Arc System Works kembali memperlihatkan Qliphah in Providence's Shadow, game RPG terbarunya yang akan membawa pemain ke dunia Tokyo yang telah mengalami kehancuran realitas. (Foto: Tangkapan layar Youtube)
GEBRAK.ID — Arc System Works kembali memperlihatkan Qliphah in Providence’s Shadow, game RPG terbarunya yang akan membawa pemain ke dunia Tokyo yang telah mengalami kehancuran realitas. Melalui trailer gameplay yang dirilis pada Jumat, pengembang memperkenalkan sejumlah mekanisme pertarungan yang akan menjadi bagian penting dalam permainan.
Dalam trailer tersebut, pemain dapat melihat sistem yang memungkinkan mereka menumpuk berbagai skill dalam waktu terbatas untuk memberikan damage kepada musuh. Skill yang digunakan secara berurutan juga dapat ditumpuk untuk menghasilkan serangan balasan, sehingga pemilihan waktu menjadi faktor penting selama pertarungan.
Bonus Menarik untuk Pre-Order
Bersamaan dengan perilisan trailer, Qliphah in Providence’s Shadow juga mulai menerima pre-order melalui Nintendo eShop.
Pemain yang melakukan pre-order maupun pembelian lebih awal akan memperoleh sejumlah bonus. Paket tersebut mencakup tiga skin tambahan untuk dua karakter utama, yakni Hizuki Rena dan Soma Hoshigami.
Selain skin, pemain juga akan mendapatkan akses ke konten pertarungan tambahan bernama “Voidfall”. Mode ini menghadirkan 16 pertarungan dengan tingkat kesulitan tinggi, masing-masing menawarkan hadiah unik bagi pemain yang berhasil menaklukkannya.
Tokyo dalam Kondisi Kehancuran Realitas
Cerita Qliphah in Providence’s Shadow berlangsung di Tokyo setelah sebuah peristiwa besar yang disebut World Collapse. Bencana tersebut membuat batas antara realitas dan sesuatu yang lebih mengerikan mulai runtuh. Di tengah kondisi ini, makhluk grotesk bernama Anomalies berkeliaran di berbagai penjuru kota.
Tokoh utama dalam cerita adalah Soma Hoshigami, seorang pemuda yang bekerja sebagai kurir paruh waktu. Suatu hari, Soma diserang oleh sebuah Anomaly dan mengalami kondisi yang disebut “Half-turned”, yaitu keadaan ketika dirinya berada di antara manusia dan Anomaly.
Soma kemudian diamankan sebagai “Lost Property” oleh Rena Hizuki, seorang investigator dari divisi khusus Kepolisian Metropolitan Tokyo yang bertugas menangani berbagai insiden berkaitan dengan Anomaly.
Pertemuan keduanya membawa mereka ke sebuah kasus yang jauh lebih besar. Rena dan Soma harus menyelidiki peredaran obat misterius bernama “Tiny True”, fenomena “Stigmas” yang muncul pada tubuh anak-anak muda dan perlahan merusak jaringan tubuh mereka, serta keberadaan sebuah sekte misterius yang beroperasi dari balik bayang-bayang.
Pertarungan Taktis dengan Dua Protagonis
Arc System Works mendeskripsikan Qliphah in Providence’s Shadow sebagai “tactical counter-timeline RPG”. Game ini menghadirkan dua karakter utama yang dapat dimainkan, Rena dan Soma, serta menawarkan pengisi suara penuh untuk keseluruhan permainan.
Sistem pertarungannya menggabungkan elemen taktis dengan mekanisme berbasis waktu. Pemain dituntut untuk menentukan kapan harus menggunakan skill, menumpuk kemampuan, memberikan serangan balik, dan memanfaatkan celah yang dimiliki lawan.
Selain menghadapi musuh-musuh kuat, pemain juga akan secara perlahan mengungkap misteri di balik perubahan dunia dan alasan realitas Tokyo mulai mengalami kehancuran.
Rilis 24 September
Qliphah in Providence’s Shadow dijadwalkan meluncur pada 24 September 2026 untuk PlayStation 5, Nintendo Switch, dan PC.
Versi PC akan tersedia melalui Steam dan Epic Games Store, sementara pemain Nintendo Switch sudah dapat melakukan pre-order melalui Nintendo eShop.
Dengan sistem pertarungan berbasis timeline, dua protagonis, dunia yang mengalami keruntuhan realitas, serta kisah penuh misteri, Qliphah in Providence’s Shadow menjadi salah satu game yang menarik untuk diperhatikan menjelang perilisannya.
(Damar Pratama/ Sumber: Anime News Network 7 September 2026)
