Wamenaker Afriansyah Noor Minta Peserta MagangHub Siap Hadapi Dunia Kerja
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor saat meninjau pelaksanaan Program Magang Nasional yang diikuti 42 peserta di Akademi Penerbangan Indonesia (API) Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (22/9/2026). (Foto: Humas Kemnaker)
GEBRAK.ID, BANYUWANGI — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor meminta peserta Program Pemagangan Nasional atau MagangHub memanfaatkan masa magang sebagai kesempatan untuk memperkuat kompetensi dan membentuk sikap profesional sebelum memasuki dunia kerja.
Pesan tersebut disampaikan Afriansyah saat meninjau pelaksanaan Program Magang Nasional yang diikuti 42 peserta di Akademi Penerbangan Indonesia (API) Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (22/9/2026).
Menurut Afriansyah, pemagangan tidak semestinya hanya menjadi sarana memperoleh pengalaman kerja. Peserta juga perlu membangun kedisiplinan, integritas, serta kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kami berharap melalui kegiatan pemagangan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga mampu mengembangkan kompetensi, kedisiplinan, profesionalisme, dan kesiapan menghadapi kebutuhan dunia kerja,” ujar Afriansyah.
Afriansyah pun meminta peserta mengikuti seluruh proses pemagangan dengan sungguh-sungguh. Pengalaman selama berada di tempat magang, kata dia, perlu dimanfaatkan untuk menyerap pengetahuan dan keterampilan sebanyak mungkin.
“Jaga integritas, disiplin, serta tunjukkan sikap profesional selama mengikuti pemagangan,” pesan Afriansyah.
Program MagangHub sendiri merupakan bagian dari ekosistem SIAPkerja Kementerian Ketenagakerjaan. Melalui platform tersebut, penyelenggara dapat membuka posisi magang, mencantumkan kompetensi yang dibutuhkan, melakukan seleksi peserta, serta memantau pelaksanaan program.
Kemnaker sebelumnya juga menegaskan bahwa program pemagangan nasional dirancang untuk menghubungkan dunia pendidikan dengan dunia kerja. Peserta mendapatkan kesempatan memperoleh pengalaman profesional sekaligus mengembangkan kompetensi sesuai bidang yang dibutuhkan.
Program tersebut juga mencakup pendampingan mentor dan, sesuai ketentuan program, kesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi.
Dalam pelaksanaan MagangHub Angkatan II Batch 1 pada Agustus 2026, Kemnaker mencatat 3.672 penyelenggara ikut berpartisipasi. Mereka terdiri atas 1.830 perusahaan serta 1.842 kementerian dan lembaga, dengan total 54.304 kuota pemagangan.
Afriansyah juga menyampaikan apresiasi kepada API Banyuwangi yang telah memberikan ruang pembelajaran dan pengalaman kerja bagi para peserta. Menurutnya, keterhubungan antara pemerintah, dunia pendidikan, dan dunia kerja menjadi bagian penting untuk memastikan pengalaman yang diperoleh peserta tetap relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.
Dalam kunjungan tersebut, Afriansyah berdialog langsung dengan para peserta. Ia mendengarkan pengalaman sekaligus harapan mereka selama mengikuti Program Magang Nasional.
Bagi peserta, pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti ketika masa pemagangan berakhir. Kompetensi, kedisiplinan, jejaring, dan pengalaman kerja yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk memasuki pasar kerja secara lebih siap dan profesional.
(Devona R/Sumber: Humas Kemnaker)
