Empat Kekalahan Beruntun Jadi Penyebab Turki Terpuruk, TFF Pecat Vincenzo Montella

montella dipecat turki

Federasi Sepak Bola Turki (TFF) resmi memecat Vincenzo Montella dari posisinya sebagai pelatih timnas Turki pada Jumat (9/10/2026) setelah timnya menelan empat kekalahan beruntun pada jeda internasional. (Foto: tff.org)

GEBRAK.ID — Federasi Sepak Bola Turki (TFF) resmi mengakhiri kerja sama dengan Vincenzo Montella sebagai pelatih tim nasional (timnas) Turki. Keputusan tersebut diambil pada Jumat (9/10/2026), menyusul rentetan hasil buruk yang membuat tim berjuluk Ay-Yıldızlılar itu terpuruk di UEFA Nations League 2026/2027.

Turki menelan empat kekalahan beruntun dalam periode pertandingan internasional terakhir. Hasil tersebut menempatkan mereka di dasar klasemen Grup A1 dan membuat ancaman degradasi dari Liga A semakin nyata.

“Sudah diputuskan bahwa kami tidak akan melanjutkan kerja sama dengan pelatih (Montella),” demikian pernyataan TFF melalui akun resmi X pada Jumat (9/10/2026).

Kekalahan 1-3 dari Italia pada Selasa (6/10/2026) menjadi hasil negatif terbaru yang memperburuk posisi Turki. Sebelumnya, mereka juga dua kali kalah dari Italia, termasuk saat bermain di kandang, serta menelan kekalahan dari Prancis dan Belgia.

Turki sebenarnya masih memiliki dua pertandingan tersisa pada fase grup bulan depan. Mereka akan menjamu Belgia sebelum bertandang ke markas Prancis. Namun, posisi di dasar klasemen membuat perjuangan untuk bertahan di Liga A semakin berat.

Pemecatan Montella juga tidak bisa dilepaskan dari kegagalan Turki di Piala Dunia 2026. Mereka menjadi tim pertama yang dipastikan tersingkir setelah kalah 0-1 dari Paraguay, meski lawannya bermain dengan 10 pemain. Pada pertandingan pembuka, Turki juga menyerah 0-2 dari Australia.

Dua kekalahan itu memastikan Turki finis di posisi terbawah Grup D. Kemenangan 3-2 atas Amerika Serikat pada laga terakhir tidak cukup untuk mengubah nasib mereka, meskipun AS keluar sebagai juara grup.

Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Turki yang kembali tampil di Piala Dunia setelah absen selama 24 tahun. Penampilan terakhir mereka sebelumnya terjadi pada 2002, ketika berhasil meraih posisi ketiga.

Padahal, Turki memiliki sejumlah pemain berkualitas, termasuk Arda Guler dari Real Madrid, Hakan Calhanoglu yang memperkuat Inter Milan, serta Kenan Yildiz dari Juventus.

Montella mulai menangani timnas Turki pada September 2023. Ia sempat membawa tim tampil menjanjikan di Euro 2024 dengan mencapai perempat final sebelum kalah dari Belanda.

Turki juga finis sebagai runner-up grup kualifikasi Piala Dunia 2026 di bawah Spanyol dan mengamankan tiket ke putaran final setelah mengalahkan Rumania serta Kosovo pada babak playoff.

Kontrak Montella sejatinya berlaku hingga setelah Euro 2028. Namun, serangkaian hasil mengecewakan membuat TFF memilih mengakhiri masa baktinya lebih cepat.

Sebelum menjadi pelatih, Montella dikenal sebagai mantan penyerang yang mencetak lebih dari 200 gol sepanjang kariernya. Ia paling identik dengan AS Roma, klub yang dibelanya selama 10 tahun dan turut membantunya meraih gelar Serie A Liga Italia musim 2000/2001. Dalam karier kepelatihannya, ia juga pernah menangani Fiorentina, Sampdoria, AC Milan, dan Sevilla.

(A. Rayyan K/Sumber: TFF)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID