Blunder Kiper dan Serangan Balik Ferencvaros Hukum AC Milan di San Siro

lenny joseph ferencvaros

Selebrasi Lenny Joseph (tengah) setelah mencetak gol untuk Ferencvaros dalam pertandingan melawan AC Milan pada Liga Europa 2026/2027 di Stadion San Siro, Milan, Italia, pada Jumat (6/11/2026) WIB. (Foto: UEFA.com)

GEBRAK.ID — AC Milan menelan pil pahit di hadapan pendukungnya sendiri. Menjamu Ferencvaros pada matchday keempat fase liga Liga Europa di Stadion San Siro, Jumat (6/11/2026) dini hari WIB, Rossoneri tumbang 0-2 berkat dua gol Lenny Joseph.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Ruben Amorim. Milan yang baru saja menang 3-1 atas Inter Milan dalam Derby della Madonnina harus mengakui keunggulan tim tamu yang tampil lebih efektif.

Blunder Torriani Jadi Titik Balik

Milan tampil tanpa kekuatan terbaik. Kiper utama Mike Maignan absen akibat skorsing, memaksa Amorim menurunkan kiper pilihan ketiga, Lorenzo Torriani. Keputusan itu berbuah petaka.

Gol pembuka Ferencvaros lahir pada menit ke-52 dari kesalahan Torriani. Umpan back-pass Koni De Winter gagal ia kontrol sempurna di bawah tekanan Kristoffer Zachariassen. Bola lepas dan langsung disambar Joseph ke gawang kosong.

Petaka belum berakhir. Pada menit ke-66, Ferencvaros melancarkan serangan balik cepat. Zachariassen menusuk dari lini tengah sebelum melepas umpan kepada Joseph yang berdiri bebas. Penyerang asal Prancis itu tak menyia-nyiakan kesempatan dan mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya.

Dominasi Tanpa Penyelesaian

Statistik menunjukkan Milan menguasai 70 persen penguasaan bola. Namun, dominasi itu tak berbanding lurus dengan ancaman nyata. Sepanjang laga, Rossoneri melepaskan 15 tembakan, tetapi hanya dua yang mengarah ke gawang.

Amorim mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan Christian Pulisic, Diego Moreira, dan Mario Gila saat turun minum. Milan memang tampil lebih agresif di awal babak kedua, tetapi penyelesaian akhir tetap menjadi masalah. Omari Hutchinson sempat mengancam, namun tembakannya hanya menyentuh sisi luar jaring.

Ferencvaros bahkan harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-77 setelah Bamidele Yusuf menerima kartu merah. VAR mendeteksi Yusuf mengangkat siku ke wajah Mario Gila dalam insiden tanpa bola . Keunggulan jumlah pemain tak mampu dimanfaatkan Milan untuk memperkecil ketertinggalan.

Posisi Milan di Zona Rawan

Hasil ini membuat Milan tertahan di peringkat 27 klasemen Liga Europa dengan tiga poin dari empat pertandingan. Posisi tersebut berada satu poin di bawah batas akhir playoff fase gugur, yakni peringkat 24. Sementara Ferencvaros menempel ketat papan atas dengan 12 poin dari empat kemenangan.

Bagi Milan, kekalahan ini mempertegas inkonsistensi mereka di kompetisi Eropa. Kemenangan atas Inter di liga domestik nyaris tak berarti jika tren negatif di Liga Europa terus berlanjut. Amorim dituntut segera menemukan solusi sebelum peluang Rossoneri melaju ke fase gugur benar-benar tertutup.

(A. Rayyan K/Sumber: UEFA)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID