Pendaftaran Poltek SSN 2026 Dibuka: Ini Kuota, Syarat, Dokumen, dan Tahapan Seleksinya
Aktivitas taruna sekolah kedinasan Poltek SSN berada di laboratorium. (Foto: dok. Poltek SSN)
Editor: Devona R
GEBRAK.ID, JAKARTA — Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027. Pendaftaran sekolah kedinasan di bidang keamanan siber dan persandian tersebut berlangsung mulai 10 Agustus hingga 10 September 2026.
Tahun ini, Poltek SSN menyediakan 50 kursi bagi calon mahasiswa dari seluruh Indonesia. Kuota tersebut mengacu pada Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/4038/M.SM.01.00/2026.
Dengan jumlah formasi yang terbatas, calon peserta perlu mempersiapkan persyaratan secara cermat sebelum mendaftar. Berikut rincian kuota, syarat, dokumen, cara pendaftaran, hingga tahapan seleksi Poltek SSN 2026.
Kuota Poltek SSN 2026
Poltek SSN menyediakan tiga program studi dengan total 50 formasi. Rinciannya sebagai berikut:
- D4 Rekayasa Keamanan Siber: 22 orang
- D4 Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi: 10 orang
- D4 Rekayasa Kriptografi: 18 orang
Syarat Pendaftaran Poltek SSN 2026
Calon peserta harus memenuhi sejumlah ketentuan sebelum mengikuti proses seleksi. Persyaratan tersebut antara lain:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.
- Pria atau wanita dengan usia minimal 17 tahun dan maksimal 21 tahun pada 31 Desember 2026.
- Berstatus siswa kelas 12 atau lulusan dari:
SMA/MA jurusan IPA bagi sekolah yang tidak menggunakan Kurikulum Merdeka.
SMA/MA semua jurusan bagi sekolah yang menggunakan Kurikulum Merdeka.
SMK Teknik Elektronika dengan jurusan Teknik Audio Video, Teknik Elektronika Industri, Teknik Otomasi Industri, serta Teknik Elektronika dan Komunikasi.
SMK Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan jurusan Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, Sistem Informatika, Jaringan dan Aplikasi, serta Pengembangan Gim.
- Memiliki rata-rata nilai Matematika minimal 80 pada semester 4 dan 5 serta rata-rata Bahasa Inggris minimal 80 pada semester yang sama.
- Menyertakan transkrip nilai rapor dalam bahasa Indonesia apabila sekolah menggunakan bahasa selain bahasa Indonesia.
- Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna parsial maupun total, tidak memiliki cacat fisik dan mental, serta tidak mempunyai penyakit bawaan dan/atau menular.
- Memiliki tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita dengan berat badan seimbang.
- Tidak memiliki tato atau bekas tato serta tidak bertindik atau memiliki bekas tindik, dengan pengecualian yang berkaitan dengan ketentuan agama atau adat sesuai persyaratan yang berlaku.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani pendidikan di Poltek SSN.
- Belum pernah melahirkan bagi peserta wanita dan belum pernah memiliki anak biologis bagi peserta pria.
- Tidak pernah putus studi atau drop out dari Poltek SSN maupun perguruan tinggi kedinasan kementerian/lembaga lainnya.
- Tidak sedang menjalani ikatan dinas dengan instansi lain.
- Bersedia membayar biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sesuai ketentuan.
- Memiliki Kartu BPJS Kesehatan.
- Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI setelah menyelesaikan pendidikan dan menjalani masa ikatan dinas sesuai aturan.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Peserta juga wajib menyiapkan sejumlah dokumen untuk diunggah dalam proses pendaftaran. Dokumen tersebut meliputi:
- Pas foto berwarna terbaru maksimal tiga bulan terakhir dengan latar belakang merah dalam format JPG dan ukuran maksimal 200 KB.
- KTP asli atau KK asli bagi peserta yang belum memiliki KTP dalam format JPG dengan ukuran maksimal 200 KB.
- Scan rapor asli dalam satu file PDF maksimal 1.000 KB yang memuat halaman profil atau identitas serta nilai Matematika dan Bahasa Inggris semester 4 dan 5.
- Hasil pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas yang mencantumkan tinggi dan berat badan dalam format PDF maksimal 500 KB.
- Hasil pemeriksaan buta warna dari dokter Puskesmas atau fasilitas pemerintah dalam format PDF maksimal 500 KB.
- Surat pernyataan diri bermaterai Rp10.000 dalam format PDF maksimal 700 KB.
- Scan atau tangkapan layar Kartu BPJS Kesehatan dalam format JPG maksimal 200 KB.
Cara Daftar Poltek SSN 2026
Pendaftaran dilakukan melalui sistem SSCASN Sekolah Kedinasan. Peserta dapat mengikuti tahapan berikut:
- Membuka laman SSCASN Sekolah Kedinasan di https://sscasn.bkn.go.ig.
- Membuat akun SSCASN.
- Mencetak kartu informasi akun.
- Login menggunakan NIK dan kata sandi yang telah dibuat.
- Mengunggah swafoto.
- Memilih Politeknik Siber dan Sandi Negara.
- Memilih program studi yang dituju.
- Melengkapi persyaratan nilai, biodata, dan dokumen.
- Mencetak kartu pendaftaran SSCASN.
- Memantau hasil verifikasi dan mendapatkan kode billing SKD.
- Mencetak kartu peserta.
Tahapan Seleksi Poltek SSN 2026
Setelah menyelesaikan pendaftaran, peserta harus melewati beberapa tahap seleksi. Proses tersebut mencakup:
- Pendaftaran dan seleksi administrasi.
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
- Seleksi akademik.
- Seleksi psikologi.
- Seleksi kesehatan.
- Seleksi kebugaran.
- Seleksi Litpers, termasuk CT/MI tertulis dan wawancara.
- Pantukhir atau pemantauan akhir.
Dengan kuota hanya 50 mahasiswa, calon peserta Poltek SSN 2026 perlu memastikan seluruh persyaratan terpenuhi sebelum mengirimkan pendaftaran.
Perhatian khusus juga perlu diberikan pada persyaratan nilai, dokumen administrasi, serta ketentuan kesehatan dan kebugaran karena peserta harus melewati rangkaian seleksi sebelum dinyatakan lolos.
(Sumber: Poltek SSN)
