Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Berpeluang Ciptakan All Indonesian Final di Monterrey
Dua petenis putri Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, berpeluang menciptakan final sesama wakil Indonesia atau All Indonesian final pada nomor ganda putri WTA 500 Monterrey Open 2026 di Monterrey, Meksiko. (Foto: WTA)
GEBRAK.ID — Dua petenis putri Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, berpeluang menciptakan final sesama wakil Indonesia atau All Indonesian final pada nomor ganda putri WTA 500 Monterrey Open 2026 di Monterrey, Meksiko.
Peluang tersebut terbuka setelah hasil undian menempatkan Janice dan Aldila di jalur berbeda dalam turnamen yang berlangsung di lapangan keras luar ruang Club Sonoma.
Aldila akan berduet dengan Liu Kichenok, sedangkan Janice kembali berpasangan dengan Katarzyna Piter. Kedua pasangan dijadwalkan melakoni pertandingan babak 16 besar pada Minggu (23/8/2026).
Janice/Piter langsung menghadapi tantangan berat. Mereka harus berhadapan dengan pasangan unggulan kedua, Shuai Zhang/Xinyu Jiang.
Di sisi lain, Aldila/Liu Kichenok akan menghadapi pasangan Giuliana Olmos/Desirae Krawczyk pada babak yang sama.
Jalan Menuju Final Monterrey
Jika berhasil melewati babak 16 besar, Janice dan Aldila masih membutuhkan dua kemenangan lagi untuk bertemu di partai final.
Artinya, kedua wakil Indonesia tersebut harus mampu menjaga konsistensi permainan hingga semifinal. Jika sama-sama mencapai partai puncak, Monterrey Open 2026 akan menghadirkan duel menarik antara dua pasangan yang diperkuat petenis Indonesia.
Aldila datang ke Monterrey dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat sejumlah hasil positif di turnamen WTA 500.
Pada Cincinnati Open 2026, Aldila yang berpasangan dengan Erin Routliffe berhasil melangkah hingga perempat final. Perjalanan mereka terhenti setelah kalah dari pasangan Ceko, Marie Bouzkova/Linda Noskova, dengan skor 5-7, 5-7.
Sebelumnya, Aldila dan Erin berhasil menjadi juara DC Open di Washington pada awal Agustus. Gelar tersebut menjadi trofi WTA 500 kedua bagi Aldila pada musim 2026.
Aldila juga meraih gelar WTA 500 di Bad Homburg Open pada akhir Juni 2026. Rentetan prestasi itu membuat kiprahnya di Monterrey layak mendapat perhatian.
Janice Juga Bawa Modal dari Cincinnati
Sementara itu, Janice Tjen juga memiliki pengalaman tampil di Cincinnati Open sebelum bertolak ke Monterrey.
Pada nomor tunggal, Janice mampu menembus babak 16 besar. Namun, langkahnya kemudian terhenti setelah menghadapi Mirra Andreeva, juara French Open 2026.
Janice juga tampil di nomor ganda Cincinnati bersama Katarzyna Piter. Namun, perjalanan mereka berakhir setelah menelan kekalahan dalam pertandingan tiga set.
Menariknya, lawan yang mengalahkan Janice/Piter di Cincinnati tersebut adalah Shuai Zhang/Xinyu Jiang, pasangan yang kembali harus mereka hadapi pada babak 16 besar Monterrey Open 2026.
Pertemuan tersebut membuat laga Janice/Piter melawan Zhang/Jiang menjadi salah satu pertandingan yang patut dinantikan.
Monterrey Open Naik Kelas ke WTA 500
Monterrey Open atau Abierto GNP Seguros pertama kali digelar pada 2009. Turnamen tersebut kemudian masuk dalam kalender WTA Tour pada 2021 dengan status WTA 250.
Status Monterrey Open meningkat menjadi turnamen WTA 500 mulai 2024. Pada edisi 2026, turnamen tersebut kembali menjadi panggung bagi sejumlah petenis papan atas, termasuk dua wakil Indonesia di sektor ganda putri.
Bagi Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, kesempatan tampil di Monterrey menjadi peluang untuk melanjutkan tren positif sekaligus membuka kemungkinan terciptanya final sesama pemain Indonesia.
Jika kedua pasangan mampu melewati rintangan masing-masing hingga semifinal, penonton akan disuguhi duel Janice Tjen melawan Aldila Sutjiadi di partai puncak WTA 500 Monterrey Open 2026.
(Sumber: WTA)
