Stasiun Karet Tutup Mulai 1 September 2026, Penumpang KRL Dialihkan ke BNI City

1788010260341

Pengalihan layanan KRL demi integrasi dua stasiun, akses selasar dan fasilitas modern disiapkan untuk kenyamanan pengguna. (Foto: instagram)

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID,JAKARTA – PT KAI Daop 1 Jakarta bersama KAI Commuter Indonesia resmi memulai proyek penggabungan (integrasi) Stasiun Karet dan Stasiun BNI City (Sudirman Baru) per 1 September 2026. Langkah strategis ini akan berdampak pada pengalihan layanan naik-turun penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) selama masa konstruksi berlangsung.

Direktur Utama KAI Commuter, Purnomo Sidi, menjelaskan bahwa integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan layanan Commuter Line Jabodetabek secara menyeluruh. “Integrasi ini disiapkan sebagai bagian dari peningkatan layanan melalui penataan alur pelanggan, penguatan keselamatan operasi, serta pembenahan akses di kawasan sekitar stasiun,” ujar Purnomo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/8/2026).

Akses dan Fasilitas Selama Masa Transisi

Mulai 1 September 2026, seluruh aktivitas naik dan turun penumpang KRL yang sebelumnya dilayani di Stasiun Karet akan dipusatkan sepenuhnya di Stasiun BNI City. Proses integrasi ini ditargetkan rampung pada akhir 2026 atau bertepatan dengan HUT KAI pada 28 September mendatang. Agar mobilitas masyarakat tidak terganggu, KAI Commuter telah menyiapkan selasar samping Stasiun Karet sebagai akses penghubung menuju Stasiun BNI City.

Fasilitas pendukung seperti gerbang elektronik (gate), loket, dan ruang tunggu (hall) di sisi barat Stasiun BNI City juga telah terpasang dan terintegrasi dengan pintu akses dari kawasan Karet. Vice President Corporate Secretary KCI, Karina Amanda, menambahkan bahwa penataan kawasan integrasi ini akan meningkatkan aksesibilitas bagi pejalan kaki, termasuk koneksi menuju kawasan Terowongan Kendal.

Layanan Kereta Bandara Tetap Normal

Penting untuk dicatat, pengalihan layanan KRL ini tidak mempengaruhi operasional Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta yang tetap berjalan normal seperti biasa. Selain itu, jadwal perjalanan Commuter Line untuk lintas Cikarang, Kampung Bandan, dan rute lainnya juga dipastikan tidak mengalami perubahan.

Alasan di Balik Integrasi Stasiun

Integrasi ini merupakan langkah strategis mengingat jarak kedua stasiun yang sangat berdekatan, hanya sekitar 150 meter. Stasiun Karet dinilai kurang efektif karena hanya mampu melayani rangkaian kereta dengan panjang maksimal 10 kereta (SF10), sementara Stasiun BNI City memiliki peron yang lebih panjang dan modern sehingga dapat melayani rangkaian KRL secara penuh.

Ke depan, Stasiun Karet akan difungsikan sebagai concourse atau selasar penghubung, dan direncanakan untuk mengakomodasi kendaraan ojek online (ojol) di dalam area guna mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya.

Sebagai catatan, masyarakat pengguna KRL diimbau untuk menyesuaikan rencana perjalanan mulai 1 September 2026 dan memanfaatkan akses selasar yang telah disediakan menuju Stasiun BNI City untuk aktivitas naik-turun.

(berbagai sumber)