Bos Ducati Ungkap Kunci Juara Dunia MotoGP 2026: Bukan yang Banyak Menang
Susunan pembalap MotoGP 2027 akhirnya lengkap. Sebanyak 22 pembalap dari 11 tim telah mendapatkan tempat untuk menghadapi musim baru, dengan sejumlah perpindahan besar yang dipastikan mengubah peta persaingan di kelas utama balap motor dunia. (Foto ilustrasi: MotoGP)
GEBRAK.ID — Persaingan menuju gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin ketat. General Manager Ducati Corse Gigi Dall’Igna menilai konsistensi akan menjadi faktor utama yang menentukan pembalap terbaik hingga akhir musim.
Menurut Dall’Igna, kemenangan dalam banyak seri belum tentu cukup untuk mengamankan gelar. Pembalap harus mampu mengumpulkan poin secara konsisten dalam setiap balapan yang tersisa.
“Saya berpendapat bahwa gelar juara dunia ini akan dimenangkan oleh siapa yang tampil terbaik dari sekarang hingga akhir seri kejuaraan,” kata Dall’Igna seperti dikutip dari MotoGP, Kamis (3/9/2026).
Bos Ducati tersebut menilai pembalap seharusnya tidak hanya mengejar kemenangan. Perolehan poin secara rutin menjadi modal penting untuk menjaga posisi di klasemen.
“Kalian bisa memenangkan gelar dengan kemenangan seri yang sangat sedikit, tetapi kalian bisa bermain konsisten, konstan, dan di atas semua, kalian tidak boleh mendapatkan nol poin,” ujar Dall’Igna.
Baca Juga
Ducati saat ini berupaya mempertahankan gelar juara dunia setelah Marc Marquez menjadi juara pada musim sebelumnya. Tim pabrikan asal Italia itu masih memiliki peluang besar untuk mengulang pencapaian tersebut.
Marc Marquez menjadi tumpuan Ducati dalam perburuan gelar musim ini. Pembalap asal Spanyol tersebut menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 237 poin.
Posisi Marquez terpaut 19 poin dari Jorge Martin yang memperkuat Aprilia Racing. Kondisi tersebut membuat setiap seri tersisa menjadi sangat penting bagi kedua pembalap.
Dall’Igna pun mengingatkan bahwa konsistensi dapat menjadi pembeda dalam persaingan yang ketat. Pembalap yang mampu menghindari hasil buruk dan terus mengumpulkan poin berpeluang lebih besar keluar sebagai juara dunia.
Bagi Ducati, kemampuan Marquez menjaga performa hingga akhir musim akan menjadi kunci untuk mempertahankan mahkota MotoGP sekaligus melanjutkan dominasi mereka di kelas premier.
(A. Rayyan K/Sumber: MotoGP)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID