Haaland Tembus 300 Gol, Rekornya Lampaui Ronaldo dan Mbappe
Erling Haaland kembali mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia. Penyerang Manchester City itu resmi mencapai 300 gol di level klub setelah menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Coventry City dalam lanjutan Premier League 2026/2027, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Manchester City)
GEBRAK.ID — Erling Haaland kembali mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia. Penyerang Manchester City itu resmi mencapai 300 gol di level klub setelah menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Coventry City dalam lanjutan Premier League 2026/2027, Sabtu (5/9/2026).
Haaland mencetak gol tunggal Manchester City melalui sundulan pada babak pertama. Gol tersebut sekaligus mengantarkan skuad asuhan Enzo Maresca mempertahankan start sempurna di Liga Inggris dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan.
Pencapaian tersebut membuat Haaland masuk dalam Klub 300, yakni kelompok pemain yang telah mengoleksi sedikitnya 300 gol sepanjang karier di level klub. Torehan itu ia kumpulkan bersama Molde, Red Bull Salzburg, Borussia Dortmund, dan Manchester City.
Menurut data yang dirujuk ESPN, Haaland mencapai 300 gol dalam 384 pertandingan. Catatan tersebut membuat striker asal Norwegia itu lebih cepat mencapai angka 300 dibandingkan Cristiano Ronaldo dan Kylian Mbappe.
Ronaldo membutuhkan 499 pertandingan untuk mencapai 300 gol, sedangkan Mbappe menembus angka tersebut dalam 398 pertandingan. Haaland memang belum menjadi pemain tercepat dalam catatan tersebut karena Lionel Messi masih berada di atasnya dengan jumlah pertandingan yang lebih sedikit, yakni dalam 363 laga.
Meski demikian, capaian Haaland tetap luar biasa mengingat usianya baru 26 tahun. Sebagian besar gol tersebut lahir dari ketajamannya di depan gawang bersama Borussia Dortmund dan Manchester City.
Khusus bersama Manchester City, Haaland kini telah mencetak 165 gol dalam 202 pertandingan menurut data yang dikutip USA Today. Ia juga membukukan 86 gol bersama Dortmund, 29 gol bersama Red Bull Salzburg, dan 20 gol saat memperkuat Molde.
Namun, Haaland tidak sepenuhnya puas dengan kemenangan tipis atas Coventry. Ia menilai Manchester City seharusnya bisa mengamankan pertandingan dengan skor yang lebih meyakinkan.
“Seharusnya saya mencetak lebih banyak gol untuk mengakhiri laga, tetapi saya tidak melakukannya, jadi saya mempersulit tim dan menjaga Coventry dalam permainan hingga akhir,” kata Haaland dilansir ESPN.
Kemenangan tersebut sekaligus menjaga rekor sempurna Manchester City pada awal musim di bawah Enzo Maresca. Haaland pun kembali membuktikan bahwa dirinya masih menjadi senjata utama the Citizens dalam memburu kemenangan dan gelar.
(A. Rayyan K/Berbagai Sumber)
