Mbappe Pede Rebut Ballon d’Or meski Musim Lalu tanpa Trofi

mbappe-real-madrid

Kylian Mbappe tetap percaya diri dengan peluangnya memenangkan Ballon d’Or meski musim lalu harus menutup kompetisi tanpa satu pun trofi bersama Real Madrid. Penyerang asal Prancis itu tampil sangat produktif sepanjang 2025. (Foto: Real Madrid)

GEBRAK.ID — Kylian Mbappe tetap percaya diri dengan peluangnya memenangkan Ballon d’Or meski musim lalu harus menutup kompetisi tanpa satu pun trofi bersama Real Madrid. Penyerang asal Prancis itu tampil sangat produktif sepanjang 2025.

Bersama Real Madrid, Mbappe mencetak 59 gol dalam 58 pertandingan pada tahun kalender tersebut. Catatan itu menyamai rekor gol Cristiano Ronaldo untuk klub pada 2013.

Ketajaman Mbappe juga berlanjut bersama tim nasional (timnas) Prancis. Ia berhasil melewati Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Les Bleus.

Tidak berhenti di situ, Mbappe juga menorehkan sejarah di Piala Dunia. Ia merebut Sepatu Emas setelah mencetak 10 gol sekaligus menjadi pemain pertama yang dua kali meraih penghargaan tersebut.

Namun, performa individu yang luar biasa itu belum mampu membawa Mbappe mengangkat trofi pada musim lalu. Kondisi tersebut membuat peluangnya dalam perebutan Ballon d’Or (gelar pemain terbaik dunia) dinilai tidak sebesar pemain yang sukses membawa klubnya meraih gelar bergengsi.

Meski demikian, Mbappe tidak ingin terlalu memikirkan penilaian tersebut. Menjelang pertandingan melawan Inter Milan pada Selasa (8/9/2026) malam, ia mengaku masih memiliki keyakinan untuk bersaing mendapatkan penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola.

“Saya membuat sejarah pada musim panas ini di kompetisi paling bergengsi, tetapi perjalanan saya masih panjang,” kata Mbappe, Senin (7/9/2026).

Mbappe juga menyerahkan keputusan akhir kepada para jurnalis yang memiliki hak suara dalam pemilihan Ballon d’Or.

“Tahun ini mungkin menjadi tahun yang bagus untuk Ballon d’Or, tetapi para jurnalislah yang memberikan suara dan mereka yang akan menentukan. Saya hanya fokus memberikan yang terbaik,” ujar Mbappe.

Pernyataan Mbappe tersebut muncul di tengah dorongan pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, yang sebelumnya menyebut penghargaan Ballon d’Or seharusnya jatuh ke tangan pemain PSG.

Enrique memiliki alasan kuat. PSG sukses menjuarai Ligue 1 dan Liga Champions sehingga sejumlah pemain mereka masuk dalam persaingan penghargaan tersebut.

“Saya tidak peduli siapa yang memenangkan Ballon d’Or. Namun, menurut saya, penghargaan itu harus diberikan kepada pemain PSG,” kata Enrique dalam konferensi pers. “Kami memiliki pemain yang memenangkan Liga Champions. Ada Fabian Ruiz yang memenangkan Piala Dunia dan Ousmane Dembele yang memenangkan Ballon d’Or musim lalu.”

Meski menyuarakan dukungan untuk pemainnya, Enrique menegaskan penghargaan individu bukan prioritas utama. Menurut dia, keberhasilan kolektif bersama PSG jauh lebih penting.

“Itu pendapat saya. Namun, saya tidak tertarik dengan penghargaan individu. Yang paling penting adalah keberhasilan tim,” tegas Enrique.

Dengan produktivitas gol yang terus terjaga dan pencapaian bersama Prancis, Mbappe masih memiliki modal kuat untuk bersaing. Kini, keputusan akhir berada di tangan para jurnalis pemilih Ballon d’Or.

(A. Rayyan K/Sumber: Tribal Football)