Sempat Tertinggal 0-5, Zheng Qinwen Malah Singkirkan Iga Swiatek di US Open 2026
Petenis putri China, Zheng Qinwen, bereaksi dalam pertandingan babak ketiga US Open 2026 setelah mengalahkan petenis Polandia Iga Swiatek di New York, Amerika Serikat, Selasa (8/9/2026) WIB. (Sumber: WTA)
GEBRAK.ID — Zheng Qinwen menciptakan kejutan besar di US Open 2026. Petenis China itu berhasil bangkit dari ketertinggalan 0-5 pada set pertama sebelum menyingkirkan unggulan kedelapan Iga Swiatek di babak 16 besar.
Zheng mengalahkan mantan petenis nomor satu dunia tersebut dengan skor 7-5, 6-3 dalam pertandingan di New York, Amerika Serikat, Selasa (8/9/2026) WIB. Laga berlangsung sengit hingga Zheng harus berjuang keras untuk membalikkan keadaan.
Swiatek mengawali pertandingan dengan sangat meyakinkan. Ia merebut delapan dari sembilan poin pertama dan langsung unggul 2-0. Permainan agresif membuat Swiatek semakin nyaman hingga memperlebar keunggulan menjadi 5-0 setelah mempertahankan servis tanpa kehilangan poin.
Namun, Zheng tidak menyerah. Setelah mendapatkan satu gim, petenis China tersebut perlahan menemukan ritmenya dan mulai menekan Swiatek.
Empat gim beruntun berhasil direbut Zheng sehingga kedudukan berubah menjadi 5-5. Momentum kemudian sepenuhnya berpihak kepadanya. Zheng kembali mematahkan servis Swiatek untuk berbalik unggul 6-5 sebelum mengamankan set pertama dengan kemenangan 7-5.
Menariknya, kebangkitan dari posisi 0-5 bukan pengalaman pertama Zheng dalam tiga hari terakhir. Ia sebelumnya juga mampu melakukan comeback serupa pada set penentuan ketika menghadapi Madison Keys.
“Secara psikologis, sangat sulit untuk menerimanya. Saya pernah berada di 10 besar, menjadi juara Olimpiade, dan sejak awal sudah bermain di stadion-stadion besar,” kata Zheng dikutip dari WTA. “Saya harus tetap positif setiap hari, mengatakan kepada diri sendiri, terus bekerja, dan kita lihat kapan hasilnya akan datang.”
Pertandingan semakin menarik pada set kedua. Swiatek sempat memperoleh dua peluang break ketika Zheng memimpin 3-2, tetapi Zheng mampu menyelamatkan keduanya dan membuat skor kembali imbang 3-3.
Zheng kemudian mengambil kesempatan pada gim ketujuh. Pukulan backhand winner menyusur garis membantunya mematahkan servis Swiatek sekaligus membuka jalan menuju kemenangan.
Swiatek sebenarnya masih berusaha memperpanjang pertandingan. Ia berhasil menyelamatkan tiga match point. Namun, dua kesalahan backhand secara beruntun akhirnya membuat perlawanan petenis Polandia tersebut berakhir.
Kemenangan ini memperbaiki rekor pertemuan Zheng dengan Swiatek menjadi 2-7. Lebih istimewa lagi, Zheng menjadi pemain berstatus kualifikasi atau lucky loser pertama yang berhasil mengalahkan Swiatek di ajang Grand Slam.
Zheng juga mencatat sejarah lain. Ia menjadi petenis yang lolos kualifikasi pertama yang mampu mencapai perempat final tunggal putri US Open sejak Emma Raducanu melakukannya pada 2021.
Sementara itu, juara US Open 2023 Coco Gauff juga memastikan tempat di delapan besar. Petenis Amerika Serikat tersebut mengalahkan rekan senegaranya, Iva Jovic, dengan skor 6-1, 6-4 dalam waktu satu jam 33 menit.
Kemenangan itu memperpanjang rentetan kemenangan Gauff menjadi 10 pertandingan sekaligus membawanya ke perempat final Grand Slam untuk ke-12 kalinya dalam karier.
Gauff juga kini telah mengoleksi 20 set kemenangan secara beruntun. Pada babak berikutnya, ia akan menghadapi Mirra Andreeva.
Andreeva belum pernah mengalahkan Gauff dalam lima pertemuan sebelumnya. Duel keduanya pun menjadi salah satu pertandingan yang patut dinantikan di babak perempat final US Open 2026.
(A. Rayyan K/Sumber: WTA)
