Film Chiikawa Tembus Pendapatan 13,9 Miliar Yen dan Jadi Film Terlaris di Jepang Tahun Ini

Film Chiikawa Tembus Pendapatan 13,9 Miliar Yen dan Jadi Film Terlaris di Jepang Tahun Ini. (Foto: Anime News Network).

Film Chiikawa Tembus Pendapatan 13,9 Miliar Yen dan Jadi Film Terlaris di Jepang Tahun Ini. (Foto: Anime News Network)

GEBRAK.ID — Film anime pertama dari manga Chiikawa karya Nagano terus mencatat pencapaian besar di box office Jepang. Eiga Chiikawa: Ningyo no Shima no Himitsu kembali menempati posisi pertama pada pekan ketujuh penayangannya dan kini telah menjadi film dengan pendapatan terbesar di Jepang sepanjang 2026.

Berdasarkan laporan Kōgyō Tsūshin pada Senin, film tersebut telah menjual sekitar 9,60 juta tiket dan mengumpulkan pendapatan kumulatif sebesar 13,9 miliar yen atau sekitar US$89,1 juta.

Pencapaian tersebut membuat film Chiikawa melampaui pendapatan Detective Conan: Highway no Datenshi, film ke-29 dari waralaba Detective Conan, yang sebelumnya mencatat pendapatan 13,7 miliar yen.

Dengan hasil tersebut, Eiga Chiikawa: Ningyo no Shima no Himitsu kini menjadi film dengan pendapatan tertinggi di Jepang pada tahun ini.

Masuk 25 Besar Box Office Sepanjang Masa Jepang

Kesuksesan film Chiikawa tidak hanya terlihat dari performanya pada 2026. Film tersebut kini juga masuk dalam jajaran film terlaris sepanjang masa di Jepang.

Eiga Chiikawa: Ningyo no Shima no Himitsu menempati posisi ke-23 dalam daftar box office sepanjang masa Jepang. Film ini berhasil melewati sejumlah judul populer, termasuk Jujutsu Kaisen 0, Detective Conan: The Black Iron Submarine, dan Detective Conan: Highway no Datenshi.

Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting bagi waralaba Chiikawa yang selama ini lebih dikenal melalui manga dan serial anime pendeknya.

Tetap Berada di Puncak pada Pekan Ketujuh

Eiga Chiikawa: Ningyo no Shima no Himitsu pertama kali dirilis di bioskop Jepang pada 24 Juli dan langsung menduduki peringkat pertama pada akhir pekan pembukaannya.

Pada hari pertama penayangan, film tersebut meraup sekitar 990 juta yen. Dalam tiga hari pertamanya, sebanyak 1.508.500 tiket berhasil terjual dengan total pendapatan mencapai 2.240.333.500 yen.

Memasuki pekan ketujuh, film ini kembali mempertahankan posisi puncak. Dari Jumat hingga Minggu, Eiga Chiikawa: Ningyo no Shima no Himitsu menjual sekitar 928.000 tiket dan menghasilkan tambahan pendapatan sebesar 1,415 miliar yen.

Hadirkan Pemutaran 4DX dan Acara Khusus

Antusiasme penonton terhadap film ini juga terus dijaga melalui sejumlah program tambahan. Pemutaran versi 4DX mulai tersedia pada Sabtu.

Pihak film juga menghadirkan empat jenis gantungan karakter sebagai hadiah gelombang keempat untuk penonton bioskop.

Selain itu, pemutaran khusus dengan format penonton ikut memberikan dukungan atau cheering screening dijadwalkan berlangsung selama satu hari pada 11 September. Sementara itu, pemutaran dengan penggunaan penlight akan digelar pada 23 September.

Diadaptasi dari Siren Arc

Cerita film ini mengambil materi dari salah satu alur cerita manga Chiikawa yang dipublikasikan melalui X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, antara Maret hingga November 2023.

Alur tersebut populer dengan sebutan Siren Arc atau Island Arc.

Kisahnya bermula ketika Chiikawa dan Hachiware sedang bersantai. Tiba-tiba muncul seekor kelinci dengan sebuah selebaran menempel di wajahnya.

Selebaran tersebut berisi undangan menuju sebuah pulau istimewa. Di sana, para pengunjung dijanjikan berbagai keuntungan menarik, termasuk hadiah besar untuk melakukan perburuan sederhana serta makanan manis dan gurih yang hampir gratis.

Tawaran tersebut membuat Chiikawa dan teman-temannya tertarik untuk pergi ke pulau tersebut. Namun, Rakko merasa curiga terhadap isi selebaran dan akhirnya ikut bersama mereka.

Sesampainya di pulau, mereka justru menemukan berbagai kejadian misterius yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Nagano Terlibat Langsung dalam Produksi Film

Nagano tidak hanya tercatat sebagai pencipta cerita asli, tetapi juga ikut menulis skenario film. Proses produksinya dilakukan di bawah pengawasan langsung Nagano.

Kei Oikawa dipercaya sebagai sutradara dan mengerjakan film tersebut bersama Cygames Pictures. Ia sebelumnya dikenal melalui berbagai proyek anime, termasuk Uma Musume Pretty Derby, Hinamatsuri, serta My Teen Romantic Comedy SNAFU.

QTORY inc. bertanggung jawab atas manajemen produksi, sedangkan TOHO bertugas mendistribusikan film di bioskop.

Dengan pendapatan yang telah menembus 13,9 miliar yen, Eiga Chiikawa: Ningyo no Shima no Himitsu menunjukkan bahwa popularitas Chiikawa mampu berkembang jauh melampaui manga dan serial anime pendeknya.

Film ini tidak hanya menjadi film Jepang dengan pendapatan terbesar pada 2026 sejauh ini, tetapi juga berhasil menempatkan Chiikawa di antara jajaran waralaba anime paling sukses di box office Jepang.

(Damar Pratama/Sumber: Anime News Network 8 September 2026)