Ryan Garcia Pertahankan Sabuk Juara Dunia WBC Usai Hancurkan Conor Benn dalam 2 Ronde
Juara dunia kelas welter World Boxing Council (WBC) Ryan Garcia (kiri) dan sang penantang Conor Benn dalam laman WBC yang dipantau di Jakarta, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Laman resmi WBC)
GEBRAK.ID — Ryan Garcia sukses mempertahankan gelar juara dunia kelas welter World Boxing Council (WBC) setelah menghentikan perlawanan Conor Benn melalui technical knockout (TKO) pada ronde kedua di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (13/9/2026) WIB.
Pertarungan berlangsung sengit sejak bel pertama. Benn langsung tampil agresif dan mencoba mengambil kendali dengan terus menekan Garcia. Petinju asal Inggris itu beberapa kali melancarkan kombinasi pukulan untuk membuat sang juara dunia berada dalam posisi bertahan.
Garcia tidak terburu-buru meladeni tekanan tersebut. Petinju Amerika Serikat itu memilih menjaga jarak sambil menunggu celah di pertahanan lawannya. Strategi tersebut perlahan membuahkan hasil ketika Garcia mulai menemukan ruang untuk melancarkan serangan balik.
Salah satu pukulan penting Garcia pada ronde pertama datang melalui hook kiri yang berhasil menembus pertahanan Benn. Serangan tersebut menjadi tanda bahwa Garcia mulai mendapatkan ritme dan mampu mengimbangi agresivitas penantangnya.
Memasuki ronde kedua, Benn kembali berusaha mengambil inisiatif. Namun, Garcia justru meningkatkan tekanan. Sebuah uppercut keras membuat pertahanan Benn mulai terbuka.
Garcia kemudian mencoba kembali menggunakan hook kiri, tetapi pukulan tersebut belum mengenai sasaran dengan sempurna. Tanpa membuang kesempatan, Garcia melepaskan pukulan kanan keras yang tepat menghantam dagu Benn.
Benn terjatuh ke kanvas dan menjalani hitungan wasit. Ia masih mampu bangkit sebelum hitungan berakhir dan mencoba melanjutkan pertandingan.
Namun, kondisi segera berubah. Garcia langsung melancarkan rentetan pukulan setelah pertarungan dilanjutkan. Benn berusaha bertahan sembari bergerak menjauh, tetapi tekanan Garcia semakin sulit dibendung.
Melihat Benn tidak lagi mampu memberikan perlawanan efektif, wasit akhirnya menghentikan pertarungan. Garcia pun dinyatakan menang TKO pada ronde kedua.
Menurut laman resmi WBC, kemenangan tersebut membuat Garcia tetap memegang sabuk juara dunia kelas welter. Petinju berusia 28 tahun itu kini memiliki rekor profesional 26 kemenangan, termasuk 21 kemenangan melalui KO/TKO, serta dua kekalahan.
Bagi Benn, hasil tersebut menjadi pukulan dalam upayanya merebut gelar dunia. Rekor profesional petinju Inggris itu kini menjadi 25 kemenangan, dengan 14 di antaranya diraih melalui KO, serta dua kekalahan.
Kemenangan atas Benn sekaligus menegaskan kemampuan Garcia menghadapi lawan yang sejak awal mencoba memberikan tekanan. Garcia mampu mengubah tekanan tersebut menjadi peluang dan menyelesaikan duel hanya dalam dua ronde.
(A. Rayyan K/Sumber: WBC)
