Donyell Malen Makin Tajam Antar AS Roma ke Puncak dan Lewati Produktivitas Haaland
Donyell Malen kembali menunjukkan ketajamannya bersama AS Roma. (Foto: asroma.com)
GEBRAK.ID — Donyell Malen kembali menunjukkan ketajamannya bersama AS Roma. Golnya ke gawang Torino tidak hanya membantu I Giallorossi mempertahankan start sempurna di Serie A Liga Italia, tetapi juga membuat penyerang asal Belanda itu semakin kokoh di puncak daftar pencetak gol sementara.
Roma menang 2-0 atas Torino di Stadio Olimpico Grande Torino, Senin (14/9/2026) malam WIB. Malen membuka keunggulan pada menit ke-40 sebelum Niccolò Pisilli memastikan kemenangan lewat gol pada masa injury time. Hasil tersebut membuat Roma mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dan berada di puncak klasemen Serie A.
Bagi Malen, gol tersebut menjadi koleksi keenamnya di Serie A musim ini. Catatan itu menempatkannya sebagai top skorer sementara, sekaligus memperlihatkan betapa pentingnya sang penyerang dalam skema Gian Piero Gasperini.
Gasperini bahkan sudah memberikan pujian khusus kepada Malen sebelum pertandingan melawan Torino. Pelatih Roma itu menyebut statistik sang penyerang berada di luar kewajaran.
“Angka-angka Donyell luar biasa, di luar normal. Dia melakukan sesuatu yang spesial dan yang terpenting menunjukkan konsistensi,” kata Gasperini dalam konferensi pers sebelum laga.
Performa Malen juga membuatnya menjadi salah satu penyerang paling produktif di kompetisi Eropa pada awal musim ini. Di Premier League, Erling Haaland baru mengoleksi empat gol dalam empat pertandingan bersama Manchester City.
Haaland memang kembali mencetak gol saat City mengalahkan Manchester United 1-0 dalam derby Manchester, tetapi jumlah tersebut masih terpaut dua dari Malen di Serie A.
Namun, perbandingan dengan Kylian Mbappe perlu ditempatkan secara tepat. Bintang Real Madrid itu telah mengemas tujuh gol di La Liga Spanyol setelah mencetak dua gol saat Madrid menang 4-1 atas Rayo Vallecano. Artinya, Malen belum menyamai torehan Mbappe, tetapi produktivitasnya tetap sangat menonjol karena baru menjalani empat pertandingan liga bersama Roma.
Ketajaman tersebut juga bukan fenomena sesaat. Setelah bergabung dengan Roma pada paruh kedua musim 2025/2026, Malen langsung menjadi bagian penting dari lini depan klub ibu kota Italia itu. Data Opta mencatat Malen mencetak 14 gol dalam 18 penampilan Serie A untuk Roma pada musim lalu.
Kini, Malen menjadi salah satu alasan utama Roma tampil sempurna. Bersama Gasperini, penyerang 27 tahun itu tampaknya menemukan lingkungan yang membuat ketajamannya semakin menonjol.
Roma pun mulai mengirim sinyal serius dalam persaingan Scudetto. Setelah empat kemenangan beruntun, skuad Srigala Ibu Kota selanjutnya akan menghadapi tantangan lebih berat dalam persaingan di papan atas Serie A.
(Damar Pratama/Serie A)
