Hamil sebagai Ibu Pengganti, Wanita Ini Baru Tahu Calon Ayah Bayinya Punya 300 Anak

xu-bo-weibo-300 anak

Xu Bo, pengusaha gim asal China yang dikaitkan dengan kelahiran lebih dari 100 anak melalui surrogacy di Amerika Serikat. (Foto: Weibo)

GEBRAK.ID — Seorang wanita di California, Amerika Serikat, dibuat terkejut setelah mengetahui identitas pria yang menjadi ayah biologis bayi yang dikandungnya melalui program ibu pengganti atau surrogate. Pria tersebut ternyata Xu Bo, pengusaha gim asal China yang dikaitkan dengan kelahiran lebih dari 100 anak melalui surrogacy di Amerika Serikat.

Wanita yang oleh CBS News pada Senin (14/9/2026) disebut dengan nama samaran Judy itu awalnya hanya melihat iklan di Instagram yang menawarkan bayaran US$120 ribu atau sekitar Rp2,1 miliar untuk menjadi ibu pengganti. Sebagai ibu tunggal yang memiliki anak berusia tujuh tahun, Judy melihat tawaran tersebut sebagai kesempatan memperbaiki kondisi ekonomi sekaligus mewujudkan keinginannya memiliki rumah sendiri.

Judy mengatakan pihak agensi memberitahunya bahwa calon ayah merupakan seorang pria lajang yang ingin memiliki keluarga besar. Ia kemudian menandatangani kesepakatan dengan Patriot Conceptions.

Kecurigaan muncul ketika Judy mengetahui bahwa pria tersebut menggunakan jasa banyak ibu pengganti dalam waktu bersamaan. Saat bertanya kepada agensi, ia mengaku mendapat informasi bahwa jumlah surrogate yang terlibat mendekati dua lusin.

Identitas calon ayah baru diketahui Judy setelah CBS News menelusuri dokumen yang bocor dalam investigasinya. Dokumen tersebut menghubungkan kehamilan Judy dengan Xu Bo, pendiri perusahaan gim Duoyi Network.

Judy mengaku sudah beberapa kali berusaha bertemu dengan Xu, tetapi pertemuan itu tidak pernah terwujud.

“Agensi seharusnya sejak awal bersikap sangat transparan sebelum memasangkan kami, tentang siapa orang yang akan menjadi ayah dari bayi yang Anda kandung dan seperti apa keluarganya,” kata Judy kepada CBS News.

Kasus tersebut kembali menyoroti Xu Bo dan praktik surrogacy yang dilakukannya di Amerika Serikat. Investigasi The Wall Street Journal pada Desember 2025 menemukan bahwa Xu telah memiliki atau sedang menantikan lebih dari 100 anak melalui ibu pengganti.

Namun, jumlah sebenarnya masih menjadi perdebatan. Tang Jing, mantan pasangan Xu, pernah mengklaim bahwa pria tersebut memiliki hingga 300 anak. Sementara itu, pihak Xu membantah angka tersebut dan menyatakan Xu memiliki hak asuh atas 12 anak yang lahir melalui surrogacy di Amerika Serikat.

Xu juga pernah menjadi sorotan setelah muncul laporan mengenai ambisinya membangun keluarga dalam jumlah besar. Dalam laporan WSJ, ia disebut pernah menyampaikan keinginan memiliki banyak anak yang suatu hari dapat meneruskan bisnisnya.

Bagi Judy, persoalan utamanya bukan sekadar jumlah anak Xu. Ia mempertanyakan apakah seorang ibu pengganti berhak memperoleh informasi yang lengkap mengenai calon ayah sebelum menyetujui kehamilan.

Kasus ini pun memicu kembali perdebatan mengenai transparansi dan pengawasan industri surrogacy di Amerika Serikat, terutama ketika satu calon ayah menggunakan banyak ibu pengganti secara bersamaan.

(Devona R/Sumber: Hindustan Times)