Vallensia Fahira Raih Perunggu, Medali Keenam Indonesia di Asian Games 2026
Atlet MMA putri Indonesia Vallensia Fahira Hotmauli (kostum merah) ketika tampil di babak semifinal Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya, Jepang, Senin. (Foto: Tangkapan layar Antara/Roy)
GEBRAK.ID — Atlet Mixed Martial Arts (MMA) putri Indonesia Vallensia Fahira Hotmauli menambah koleksi medali kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Vallensia meraih perunggu setelah terhenti di semifinal nomor Modern MMA kelas -54 kilogram putri, Senin (21/9/2026).
Bertanding di Inae Sports Center, Nagoya, Vallensia harus mengakui keunggulan atlet Thailand Kanjutha Phattaraboonsorn. Dalam pertarungan babak empat besar tersebut, Vallensia kalah dengan skor 0-3.
Hasil itu membuat Vallensia menempati posisi ketiga sekaligus memastikan medali perunggu bagi Indonesia. Nomor Modern MMA kelas -54 kg putri memang masuk dalam enam nomor MMA yang dipertandingkan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Perjalanan Vallensia menuju podium dimulai dari babak perempat final, Minggu (20/9/2026). Atlet Indonesia tersebut tampil solid untuk menyingkirkan Adelina Murzagalieva dan mengamankan tiket ke semifinal.
Langkah Vallensia kemudian terhenti saat berhadapan dengan Kanjutha. Meski gagal melaju ke partai final, hasil tersebut tetap menghadirkan medali bagi kontingen Indonesia.
Vallensia menjadi salah satu dari dua wakil Indonesia yang tampil di cabang MMA. Gibran Alfarizi juga turun pada cabang olahraga yang untuk pertama kalinya masuk dalam program Asian Games pada edisi Aichi-Nagoya 2026. Olympic Council of Asia (OCA) sebelumnya mengonfirmasi MMA sebagai salah satu cabang baru dalam pesta olahraga Asia tersebut.
Dengan tambahan dari Vallensia, Indonesia kini mengoleksi enam medali perunggu pada Asian Games 2026. Lima perunggu sebelumnya berasal dari Leica Al Humaira Lubis melalui karate, tim beregu putra soft tenis, Yoga Ardika Putra dari teqball, serta Seraf Naro Siregar dan Eugenia Diva Widodo dari wushu.
Seraf menjadi salah satu penyumbang medali pertama Indonesia setelah meraih perunggu nomor changquan putra. Ia mencatat nilai 9,720, sama dengan atlet Makau Song Chi Kuan, tetapi harus berada di posisi ketiga karena lawannya memiliki tingkat kesulitan gerakan lebih tinggi.
Sementara itu, Eugenia Diva Widodo menambah perunggu dari nomor changquan putri pada Senin. Ia mencatat nilai 9,706 dalam persaingan yang berlangsung ketat.
Secara keseluruhan, Indonesia telah mengumpulkan tujuh medali, terdiri atas satu perak dan enam perunggu. Asian Games Aichi-Nagoya 2026 masih berlangsung hingga 4 Oktober, sehingga kontingen Merah Putih masih memiliki kesempatan menambah koleksi medali dari berbagai cabang olahraga.
(A. Rayyan K/Sumber: OCA)
