Cunha Sempat Terancam Hukuman Tambahan Usai Jadi Pahlawan MU di Liga Champions, Ini Keputusan UEFA

penyerang mu matheus cunha

Penyerang Manchester United Matheus Cunha merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang AS Roma pada pertandingan Liga Champions di Stadion Old Trafford, Manchester, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB. (Foto: uefa.com)

GEBRAK.ID — Penyerang Manchester United (MU), Matheus Cunha, sempat terancam mendapat hukuman tambahan dari UEFA setelah insiden yang terjadi seusai kemenangan dramatis 3-2 atas AS Roma di Liga Champions. Namun, kabar terbaru memastikan pemain asal Brasil itu tidak akan menerima sanksi tambahan.

UEFA memutuskan Cunha cukup menjalani hukuman otomatis larangan bermain satu pertandingan akibat kartu merah yang diterimanya. Dengan demikian, ia tetap absen saat Manchester United menghadapi Sporting CP pada lanjutan Liga Champions, 25 November 2026.

Insiden tersebut bermula ketika Cunha mencetak gol kemenangan MU pada menit ke-86. Ia melepas jersey dan melompat ke arah tribun untuk merayakan gol. Aksi itu membuat wasit memberikan kartu kuning.

Situasi semakin buruk bagi Cunha menjelang pertandingan berakhir. Ia kembali menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Roma, Leonardo Balerdi. Kartu kuning kedua tersebut membuatnya harus meninggalkan lapangan lebih cepat.

Padahal, Cunha menjadi aktor utama kebangkitan Manchester United. Tuan rumah sempat tertinggal dua gol pada babak pertama setelah Matias Soule dan Donyell Malen membobol gawang mereka. Bruno Fernandes memperkecil ketertinggalan melalui penalti pada menit ke-58, sebelum Cunha mencetak dua gol pada menit ke-83 dan 86.

Persoalan belum selesai setelah Cunha menerima kartu merah. Seusai peluit panjang, ia berusaha kembali masuk ke lapangan untuk merayakan kemenangan bersama rekan-rekannya. Pelatih MU Michael Carrick kemudian mengarahkannya menuju lorong stadion agar tidak menimbulkan masalah disiplin baru.

Berdasarkan aturan permainan IFAB, pemain yang mendapat kartu merah harus meninggalkan area sekitar lapangan dan wilayah teknis. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat memicu tindakan disiplin lebih lanjut.

Namun, UEFA memastikan tidak akan memperpanjang hukuman Cunha. Juru bicara UEFA menyatakan laporan resmi petugas pertandingan tidak mencatat insiden tersebut sehingga tidak ada penyelidikan lanjutan.

“Karena itu, larangan otomatis satu pertandingan setelah menerima dua kartu kuning tidak akan diperpanjang atas alasan ini. Kami tidak melakukan penyelidikan lebih lanjut,” demikian pernyataan juru bicara UEFA.

Dengan keputusan tersebut, Cunha hanya kehilangan satu pertandingan di kompetisi Eropa dan tidak menghadapi tambahan larangan bermain akibat insiden seusai laga melawan Roma.

(A. Rayyan K/Sumber: UEFA)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID