Gempa M 4,9 Guncang Sigi Sabtu Dini Hari Tadi, Getaran Terasa hingga Palu

sigi gempa sulteng

Peta gempa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang dirilis BMKG. (Foto: BMKG)

GEBRAK.ID — Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,9 pada Sabtu (7/11/2026) dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini dipicu aktivitas Sesar Palolo segmen Palolo A dan tidak berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, menyampaikan bahwa gempa terjadi sekitar pukul 03.08 Wita. Pusat gempa berada di darat, tepatnya sekitar empat kilometer timur laut Kamarora, Kabupaten Sigi, pada kedalaman 10 kilometer.

“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Palolo segmen Palolo A,” ujar Djati di Sigi, seperti dikutip Antara, Sabtu.

Getaran di Sigi dan Palu

Berdasarkan estimasi peta guncangan dan laporan masyarakat, gempa dirasakan dengan intensitas IV MMI di Kabupaten Sigi dan III MMI di Kota Palu. Pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, serta terasa seperti ada truk yang melintas.

Hingga informasi ini dirilis, BMKG belum menerima laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Hasil monitoring juga menunjukkan belum ada aktivitas gempa susulan atau aftershock di wilayah itu.

Sesar Palolo, Sumber Gempa yang Kerap Aktif

Sesar Palolo bukan nama baru dalam catatan kegempaan di Sulawesi Tengah. Sesar ini pernah menjadi pemicu rangkaian gempa susulan setelah gempa magnitudo 6,7 mengguncang Sigi pada Juni 2026 lalu. Aktivitas Sesar Palolo terbagi ke dalam beberapa segmen, dan segmen Palolo A menjadi sumber gempa kali ini.

Meski tergolong gempa dangkal, Magnitudo 4,9 dengan kedalaman 10 kilometer umumnya tidak menimbulkan dampak merusak. Warga diimbau tetap tenang, tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, dan mengikuti perkembangan resmi dari BMKG.

(Saeful Imam/Sumber: BMKG)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID