Tiga Prajurit TNI Gugur Saat Water Bombing Karhutla Kalteng, Pemerintah Sampaikan Duka Mendalam

bunga duka pixabay

Pemerintah menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga personel TNI Angkatan Darat dalam operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng). Ketiganya merupakan korban kecelakaan helikopter saat menjalankan misi water bombing di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Rabu (4/11/2026). (Foto ilustrasi: Pixabay)

GEBRAK.ID — Pemerintah menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga personel TNI Angkatan Darat dalam operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng). Ketiganya merupakan korban kecelakaan helikopter saat menjalankan misi water bombing di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Rabu (4/11/2026).

Ketiga prajurit tersebut adalah Letkol CPN (Anm.) Dudi Firmansyah, Kapten CPN (Anm.) Nurhafiz Akbar Rizki Hartio, dan Sertu (Anm.) Heri Prasetyo. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan duka cita mewakili pemerintah dalam konferensi pers di Senayan, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

“Tiga prajurit kita yang gugur di dalam menjalankan tugas mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Dalam kesempatan ini, izinkanlah kami menyampaikan belasungkawa,” kata Prasetyo.

Prabowo Perhatikan Keluarga Korban

Prasetyo menyebut Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian penuh kepada para petugas yang berjuang di garis depan penanganan karhutla. Perhatian itu termasuk kepada keluarga dan putra-putri prajurit yang gugur.

“Termasuk kepada keluarga maupun kepada putra-putri saudara-saudara kita yang telah berjuang menjalankan tugasnya dengan penuh keikhlasan di tengah mara bahaya yang membutuhkan pengorbanan,” ucapnya.

Pemerintah, lanjut Prasetyo, menyadari bahwa operasi pemadaman lewat water bombing mengandung risiko sangat tinggi. Ia mengajak seluruh masyarakat mendoakan para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

“Mari kita memanjatkan doa supaya saudara-saudara kita diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ujar dia.

Kalteng Titik Terberat

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (5/11/2026) menunjukkan 1.468 titik api karhutla tersebar di sejumlah provinsi. Kalimantan Tengah menjadi wilayah paling menonjol dengan 821 titik panas, melonjak 93 persen dari hari sebelumnya, serta 1.641 hektare lahan dalam penanganan.

Secara nasional, tim satuan tugas gabungan tengah menangani karhutla di 2.645 hektare lahan. Selain Kalteng, wilayah yang menjadi perhatian meliputi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Jambi, dan Papua Selatan.

Gugurnya tiga prajurit menjadi pengingat beratnya medan dan risiko yang dihadapi petugas di lapangan. Pemerintah memastikan operasi pemadaman terus berjalan sembari mengutamakan keselamatan personel.

(Saeful Imam/berbagai sumber)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID