Skor Reformasi Birokrasi 91,56: Kemendikdasmen Lampaui Rata-Rata Nasional

Kinerja Reformasi Birokrasi (RB) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat capaian impresif sepanjang 2025. (Foto Ilustrasi: BKHM Setjen Kemendikdasmen)

JAKARTA — Kinerja Reformasi Birokrasi (RB) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat capaian impresif sepanjang 2025. Berdasarkan evaluasi resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Kemendikdasmen meraih Indeks Reformasi Birokrasi sebesar 91,56 atau angka yang melampaui rata-rata nasional.

Capaian ini menjadi salah satu yang tertinggi di antara kementerian/lembaga, sekaligus menegaskan penguatan tata kelola, transparansi, dan pelayanan publik di sektor pendidikan dasar dan menengah.

Rincian Nilai RB 2025: General dan Tematik

Hasil evaluasi KemenPANRB memecah penilaian menjadi dua kategori utama:

* RB General: 84
* RB Tematik: 7,56
* Total Indeks RB: 91,56

Dari 18 indikator pelaksanaan kebijakan RB, 16 indikator di Kemendikdasmen dinyatakan memenuhi target dengan kategori nilai baik. Artinya, tingkat ketercapaian pelaksanaan mencapai 88,89 persen.

📊 Indikator Tertinggi Reformasi Birokrasi Kemendikdasmen

Berikut tabel ringkas capaian indikator dengan nilai tertinggi yang banyak menjadi perhatian publik:



Tabel Capaian Indikator Tertinggi

📊 Indikator Kinerja Tertinggi

Perhatian Publik
Indikator Capaian
Penyederhanaan Struktur Organisasi 100
Sistem Kerja untuk Penyederhanaan Birokrasi 100
Indeks Reformasi Hukum 99,33
Digitalisasi Arsip 98
Indeks Perencanaan Pembangunan 96
📅 Data per 14 Februari 2026 Sumber: Laporan Kinerja Resmi
Angka-angka ini menunjukkan percepatan transformasi birokrasi, khususnya dalam penyederhanaan struktur organisasi dan sistem kerja berbasis digital.

Sasaran Strategis: Opini BPK hingga SPBE

Pada indikator Sasaran Strategis Reformasi Birokrasi, Kemendikdasmen mencatat capaian 75 persen.

Tiga indikator dengan nilai tertinggi antara lain:

* Opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK): 100 Persen
* Survei Kepuasan Masyarakat: 90,12 Persen
* Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE): 84,56 Persen

Capaian tersebut memperlihatkan konsistensi penguatan akuntabilitas dan pelayanan publik yang semakin digital serta responsif.

Lampaui Rata-Rata Nasional

Pada evaluasi RB Tematik, capaian Kemendikdasmen mencapai 75,60 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di angka 62,30 persen.

Sementara pada RB General, capaian mencapai 97,30 persen, juga melampaui rata-rata nasional sebesar 72,87 persen.

Dengan kata lain, performa reformasi birokrasi Kemendikdasmen tidak hanya baik secara internal, tetapi juga unggul secara nasional.

Komitmen Perkuat Tata Kelola Pendidikan

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyatakan hasil evaluasi ini menjadi bukti nyata kualitas tata kelola yang terus diperkuat.

Menurut Suharti, transformasi birokrasi akan terus diarahkan agar semakin adaptif, akuntabel, dan berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat transformasi birokrasi agar semakin adaptif dan berdampak nyata guna mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” ujar Suharti dalam siaran pers, Jumat (13/2/2026).

Mengapa Indeks Reformasi Birokrasi Penting?

Indeks Reformasi Birokrasi menjadi tolok ukur keberhasilan kementerian/lembaga dalam:

* Meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi
* Memperkuat sistem pengawasan dan akuntabilitas
* Mempercepat digitalisasi layanan publik
* Meningkatkan kepuasan masyarakat

Skor 91,56 bukan sekadar angka, tetapi cerminan perubahan sistemik dalam tata kelola pendidikan nasional.

Dengan capaian ini, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya membangun birokrasi modern yang mendukung layanan pendidikan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.

(Sumber: Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Sekretariat Jenderal Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "Skor Reformasi Birokrasi 91,56: Kemendikdasmen Lampaui Rata-Rata Nasional"