GEBRAK.ID; JAKARTA – Komitmen memperkuat pendidikan anak usia dini (PAUD) di kawasan Asia Tenggara memasuki babak baru. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dan Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) resmi meluncurkan ASEAN-SEAMEO Joint Roadmap on Early Childhood Care and Education (ECCE) 2026–2030 di Jakarta.
Peluncuran ini menjadi tonggak penting bagi sebelas negara di kawasan dalam menyamakan arah kebijakan dan aksi nyata untuk memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan dan pengasuhan berkualitas sejak usia dini.
“Penyusunan dokumen ini mencerminkan visi bersama dan tanggung jawab kolektif kita untuk memajukan pendidikan dan pengasuhan anak usia dini di kawasan,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Fondasi SDM Unggul Dimulai dari PAUD
Roadmap ECCE 2026–2030 merupakan tindak lanjut dari Deklarasi ASEAN tentang Pendidikan Anak Usia Dini yang disepakati di Jakarta pada 2023. Deklarasi tersebut memperkuat komitmen regional untuk memperluas akses PAUD, meningkatkan partisipasi, serta mengintegrasikan layanan pendidikan dengan aspek kesehatan, gizi, dan perlindungan anak.
Menurut Menteri Mu’ti, pengembangan roadmap ini adalah langkah konkret agar komitmen tersebut tidak berhenti pada dokumen normatif.
“Pengembangan Joint Roadmap ini merupakan langkah nyata untuk menerjemahkan aspirasi ke dalam aksi yang terkoordinasi dan terukur,” jelas Menteri Mu'ti.
Secara global, pentingnya pendidikan anak usia dini juga ditegaskan oleh UNESCO yang menyebut investasi pada usia dini sebagai kunci peningkatan kualitas pembelajaran jangka panjang dan pengurangan kesenjangan pendidikan.
Tujuh Prioritas Strategis ECCE 2026–2030
Dokumen Joint Roadmap ini memuat tujuh prioritas utama pengembangan PAUD di Asia Tenggara, yakni:
1. Perluasan akses yang berkeadilan
2. Peningkatan kualitas program dan pengalaman belajar
3. Penguatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan PAUD
4. Tata kelola dan kolaborasi lintas sektor
5. Pemberdayaan keluarga dan masyarakat
6. Pemanfaatan inovasi digital
7. Skema pembiayaan yang berkelanjutan
Prioritas tersebut selaras dengan agenda nasional Indonesia dalam memperkuat layanan PAUD, terutama di wilayah tertinggal dan kelompok rentan, sekaligus mendorong pendekatan layanan holistik integratif.
Komitmen Regional untuk Masa Depan Anak
Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto, menegaskan bahwa roadmap ini bukan sekadar dokumen formal, tetapi panduan teknis dan strategis bagi negara-negara anggota.
“Ini adalah langkah bersama untuk memastikan setiap anak di Asia Tenggara mendapatkan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, setara, inklusif, dan holistik,” ujar Gogot.
Sementara itu, Director of SEAMEO Secretariat, Datuk Dr. Habibah Abdul Rahim, menekankan bahwa PAUD adalah investasi mendasar bagi sistem pendidikan yang adil dan berkualitas. “Jika kita serius meningkatkan hasil pembelajaran, maka kita harus berinvestasi pada usia dini,” tegasnya.
Dr Habibah menambahkan, inti dari roadmap ini adalah memastikan anak-anak memperoleh awal kehidupan yang kuat dan kesempatan setara untuk berkembang.
Kolaborasi Multipihak hingga 2030
Joint Roadmap ECCE 2026–2030 merupakan hasil kerja kolektif antara Kemendikdasmen, ASEAN, SEAMEO Secretariat, SEAMEO CECCEP, serta berbagai mitra pembangunan seperti UNICEF, Tanoto Foundation, ARNEC, dan Koalisi PAUD HI.
Kolaborasi lintas negara dan lintas sektor ini diharapkan menjadi motor penggerak percepatan peningkatan kualitas layanan PAUD hingga 2030, sekaligus mendukung target pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global.
Dengan peluncuran roadmap ini, Asia Tenggara kini memiliki arah strategis yang sama dalam memastikan pendidikan anak usia dini tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan fondasi utama pembangunan masa depan kawasan.
(BKHM Setjen Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "ASEAN–SEAMEO dan Kemendikdasmen Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030, Perkuat Layanan Anak Usia Dini di Asia Tenggara"