![]() |
| Mahasiswa ITB viral menyanyikan lagu Erika. (Foto: X.com/@iPoopBased) |
GEBRAK.ID – Badai kontroversi yang menyelimuti lagu "Erika" akhirnya mendapat respons resmi. Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Bandung (HMT-ITB) buka suara dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
Dalam pernyataan resminya, HMT-ITB mengakui telah terjadi kelalaian karena tetap menampilkan lagu tersebut di tengah perubahan norma sosial yang ada.
"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas beredarnya lagu yang menimbulkan keresahan publik. Kami sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini," tulis HMT-ITB dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (15/4/2026).
🎤 Lagu Kuno Era 80-an, Masih Dinyanyikan di 2026
HMT-ITB menjelaskan bahwa lagu "Erika" bukanlah karya baru. Lagu tersebut diciptakan pada era 1980-an dan dibawakan dalam acara Orkes Semi Dangdut HMT-ITB (OSD), sebuah unit kegiatan yang telah ada sejak tahun 1970-an. Namun, mereka mengakui bahwa mempertahankan lagu tersebut di masa kini adalah sebuah kesalahan.
"Kami menyadari bahwa merupakan sebuah kelalaian untuk tetap menampilkan lagu tersebut dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan di masyarakat dewasa ini," demikian bunyi pernyataan tersebut.
HMT-ITB menegaskan bahwa konten dalam penampilan itu tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh lingkungan akademik dan organisasi kemahasiswaan. Mereka juga tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat individu atau kelompok manapun.
🗑️ Konten Segera Dibersihkan
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, HMT-ITB telah berkoordinasi untuk segera menurunkan (take down) konten video dan audio dari kanal resmi HMT-ITB, serta meminta penghapusan dari akun-akun individu yang terafiliasi, termasuk video tahun 2020 yang beredar di masyarakat.
🔍 Evaluasi Internal Total
Tak berhenti di permintaan maaf, HMT-ITB berjanji akan melakukan evaluasi internal secara komprehensif. Mereka akan meninjau kembali standar dan pedoman kegiatan organisasi agar selaras dengan nilai-nilai etika yang berkembang di lingkungan Kampus ITB dan dalam masyarakat.
"Kami melakukan evaluasi internal secara komprehensif terhadap konten, pelaksanaan serta pengawasan kegiatan atas lagu terkait dan lagu yang mengandung unsur serupa," pungkas pernyataan resmi tersebut.
Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi organisasi kemahasiswaan bahwa tradisi lama tidak selalu relevan dengan nilai masa kini, dan bahwa konten yang pernah dianggap "biasa" bisa menjadi bumerang di era media sosial.
(Siaran Pers)

Posting Komentar untuk "Himpunan Mahasiswa Tambang ITB Minta Maaf Usai Lagu 'Erika' Heboh: "Kami Lalai, Norma Sudah Berubah""