JAKARTA – Upaya memperkuat pendidikan karakter anak usia dini terus digencarkan pemerintah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Buku Saku 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) serta Album Lagu Karya Cipta Lagu Pembelajaran Anak Usia Dini (KICAU), Selasa (28/4/2026), di TK Negeri Pembina Tingkat Nasional, Jakarta.
Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan. Program tersebut juga mendukung Gerakan Numerasi Nasional melalui metode yang lebih kontekstual bagi anak usia dini.
Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikdasmen, Masmidah Abdul Mu’ti, menyebut gerakan 7 KAIH yang kini memasuki tahun kedua telah menjadi langkah strategis dalam membangun kebiasaan positif anak sejak dini. Menurutnya, buku saku ini dirancang sebagai panduan praktis bagi guru agar lebih mudah menerapkan nilai-nilai tersebut di lapangan.
“Jika seluruh elemen pendidikan berkomitmen menjalankan program ini dengan penuh kesadaran, dampaknya akan sangat besar terhadap pembentukan karakter anak Indonesia,” ujar Masmidah.
“Ditjen GTK terus menghadirkan penguatan kompetensi guru agar mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan berorientasi pada karakter,” jelas Nunuk.
Buku Saku 7 KAIH sendiri hadir dalam dua versi, yakni untuk guru PAUD dan pendidik Pendidikan Nonformal (PNF). Materinya mencakup tujuh kebiasaan utama, mulai dari bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bersosialisasi, hingga tidur tepat waktu.
Tak hanya itu, Kemendikdasmen juga memperkenalkan Album Lagu KICAU yang berisi 40 lagu anak karya guru dari berbagai daerah. Lagu-lagu tersebut dirancang sesuai tahap perkembangan anak, sekaligus mengandung nilai karakter dan unsur numerasi yang mudah dipahami.
Guru TK Negeri Pembina, Khairun Nisa, menyambut positif peluncuran ini. Ia menilai buku saku memberikan panduan yang lebih sistematis bagi guru dan orang tua dalam menanamkan kebiasaan baik secara konsisten.
“Lagu KICAU juga sederhana, tapi sarat makna dan mudah diterima anak-anak. Mereka jadi lebih antusias menerapkan kebiasaan baik dalam keseharian,” ujar Khairun.
Dengan hadirnya Buku Saku 7 KAIH dan Lagu KICAU, pemerintah berharap pembelajaran anak usia dini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter kuat yang menjadi fondasi masa depan generasi Indonesia.
(BKHM Setjen Kemendikdasmen)


Posting Komentar untuk "Kemendikdasmen Resmi Luncurkan Buku Saku 7 KAIH dan Lagu KICAU, Perkuat Karakter Anak Sejak Dini"