Daftar 28 Akses Gerbang Tol yang Kena Ganjil Genap Jakarta, Catat Jam Berlaku dan Risiko Dendanya

Aturan ganjil genap di Jakarta dilakukan untuk tekan volume kendaraan. (Foto: jakarta.go.id) 
Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID; JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan sistem ganjil genap (gage) di sejumlah ruas jalan utama termasuk 28 akses gerbang tol dalam kota pada awal Mei 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk mengurai kemacetan lalu lintas pada jam sibuk, terutama di kawasan bisnis dan jalur penghubung tol menuju pusat ibu kota. 

Aturan ganjil genap berlaku setiap hari kerja Senin sampai Jumat, dengan jam operasional pukul 06.00–10.00 WIB pada pagi hari dan 16.00–21.00 WIB pada sore hingga malam hari. Sementara Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional tidak diberlakukan pembatasan kendaraan. 

Pengendara yang melanggar aturan tersebut dapat dikenai sanksi tilang elektronik atau ETLE dengan ancaman denda maksimal Rp500 ribu sesuai Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. 

Berikut daftar lengkap 28 akses gerbang tol Jakarta yang terkena aturan ganjil genap:

Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta–Tangerang

Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso

Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 2

Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama

Simpang Jalan Palmerah Utara–Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 1

Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan

Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar

Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda

Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai Simpang Kuningan

Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 2

Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Simpang Pancoran

Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet

Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 2

Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II

Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai Simpang Jalan Otto Iskandardinata–Jalan Dewi Sartika

Simpang Jalan Dewi Sartika–Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang

Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang

Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas

Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati

Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat

Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya

Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara

Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya–Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun

Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai Simpang Jalan Utan Kayu Raya–Jalan Rawamangun Muka Raya

Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai Simpang Jalan H Ten Raya–Jalan Rawasari Selatan

Jalan Ahmad Yani sampai akses Gerbang Tol Cemara

Off ramp Tol Pulomas/Cempaka Putih sampai Jalan Ahmad Yani

Jalan Perintis Kemerdekaan sampai akses Gerbang Tol Pulomas 

Selain akses gerbang tol, aturan ganjil genap juga berlaku di puluhan ruas jalan protokol Jakarta seperti Jalan MH Thamrin, Jalan Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Jalan HR Rasuna Said, hingga kawasan Senen dan Salemba. 

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin sebelumnya menegaskan kebijakan ini bertujuan menekan volume kendaraan pribadi sekaligus mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum. Namun kendaraan listrik masih mendapatkan pengecualian dan tetap bebas melintas di kawasan ganjil genap Jakarta. 

(berbagai sumber) 

Posting Komentar untuk "Daftar 28 Akses Gerbang Tol yang Kena Ganjil Genap Jakarta, Catat Jam Berlaku dan Risiko Dendanya"