Editor: Damar Pratama
Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi mencium motor Aprilia RS-GP25. (Foto: MotoGP)
GEBRAK.ID – Nasib baik kadang datang dari arah yang tak terduga. Marco Bezzecchi barangkali tidak menyangka bahwa finis di posisi keenam justru membuahkan cuan poin berlipat.
Drama penalti pascabalapan MotoGP Catalunya 2026 telah mengubah hasil akhir secara drastis dan membuat pembalap Aprilia Racing itu kini semakin kokoh di puncak klasemen.
Semula, Bezzecchi hanya mengantongi poin dari hasil finis keenam di Circuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026). Namun, dua pembalap yang finis di depannya—Joan Mir dan Ai Ogura—terpaksa rela posisinya melorot akibat hukuman dari Race Direction.
Mir dijatuhi penalti 16 detik karena melanggar regulasi tekanan ban, sementara Ogura mendapat tambahan tiga detik seusai dinilai menjadi pemicu insiden tabrakan dengan Pedro Acosta.
Hasilnya? Bezzecchi melompat dua peringkat. Tambahan 13 poin yang ia raih dari Catalunya membuat koleksinya kini mencapai 142 poin. Ia menjauh 15 poin dari rekan setimnya sekaligus rival terdekat, Jorge Martin, yang gagal finis dalam balapan penuh drama tersebut.
"Ini balapan yang gila. Saya tahu kami tidak secepat yang kami inginkan, tapi kami tetap fight sampai akhir. Terkadang keberuntungan memang berpihak pada mereka yang tidak menyerah," ujar Bezzecchi dalam wawancara usai balapan dikutip dari MotoGP.com.
Diggia Bangkit dari Bencana, Martin Pulang tanpa Poin
Sementara Bezzecchi menuai untung dari drama regulasi, sosok yang paling mencuri perhatian di lintasan justru Fabio Di Giannantonio. Pembalap Pertamina Enduro VR46 itu tampil bak pahlawan yang bangkit dari kubur.
Pada lap ke-12, ia terkena serpihan motor Alex Marquez yang hancur lebur dalam kecelakaan horor. Namun, Diggia—sapaan akrabnya—menolak menyerah dan justru menuntaskan balapan sebagai pemenang.
Tambahan poin maksimal mendongkrak posisi Diggia ke peringkat ketiga klasemen dengan 116 poin. Ia kini hanya terpaut 26 poin dari Bezzecchi dan masih punya peluang besar dalam perburuan gelar juara dunia.
Sebaliknya, Jorge Martin harus pulang dengan tangan hampa. Juara dunia 2024 itu gagal finis setelah terlibat dalam rangkaian insiden yang membuat balapan dua kali dihentikan dengan bendera merah. Kegagalan ini membuat selisihnya dengan Bezzecchi semakin melebar dan membuka peluang bagi Diggia untuk mengancam posisi runner-up.
Klasemen MotoGP 2026: Siapa di Mana?
Persaingan musim ini semakin menarik dengan perubahan posisi yang cukup signifikan pasca-Catalunya. Pedro Acosta tetap bertahan di posisi keempat dengan 92 poin meski gagal finis. Ia mengalami hari yang buruk setelah terlibat insiden dengan Ogura dan harus menyaksikan motor KTM-nya hancur.
Sementara itu, Alex Marquez yang mengalami kecelakaan mengerikan dan didiagnosis retak tulang leher C7 serta patah tulang selangka kanan harus rela turun ke posisi ketujuh. Adik Marc Marquez itu kini mengoleksi 67 poin dan masih belum diketahui kapan bisa kembali membalap.
Klasemen Sementara 10 besar MotoGP 2026 Usai GP Catalunya:
1. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) – 142 poin
2. Jorge Martin (Aprilia Racing) – 127 poin
3. Fabio Di Giannantonio (VR46) – 116 poin
4. Pedro Acosta (Red Bull KTM) – 92 poin
5. Ai Ogura (Trackhouse) – 77 poin
6. Raul Fernandez (Trackhouse) – 68 poin
7. Alex Marquez (Gresini) – 67 poin
8. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) – 63 poin
9. Marc Marquez (Ducati Lenovo) – 57 poin
10. Fermin Aldeguer (Gresini) – 47 poin
Persaingan Masih Panjang
Dengan masih tersisa beberapa seri, peta perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026 masih sangat terbuka. Bezzecchi memang kini memimpin, tetapi selisih poin belum cukup aman untuk membuatnya berpuas diri.
Terlebih, Aprilia Racing kini punya "masalah" tersendiri: dua pembalapnya saling sikut di papan atas.
"Saya dan Jorge punya hubungan baik, tapi di lintasan kami profesional. Kami tahu target utama adalah membawa pulang gelar untuk Aprilia," tegas Bezzecchi.
Balapan selanjutnya akan menjadi ujian berikutnya. Akankah Bezzecchi terus melaju, atau justru Martin dan Diggia yang akan memangkas jarak? Yang pasti, persaingan tiga besar ini baru saja memasuki babak paling seru.
(Sumber: Crash.net)
Jangan Terlewatkan: Klasemen Sementara MotoGP Setelah Alex Marquez Menang Sprint di Catalunya, Dua Raja Aprilia Terancam