Editor: Damar Pratama
Mobil Volkswagen Jetta GLI. (Foto: The Drive)
GEBRAK.ID; JAKARTA — Kabar mengejutkan datang dari industri otomotif global. Produsen mobil asal Jerman, Volkswagen, dikabarkan akan menghentikan penjualan kendaraan bertransmisi manual di pasar Amerika Serikat mulai tahun 2027.
Keputusan tersebut menandai berakhirnya era mobil manual Volkswagen di Negeri Paman Sam, setelah selama puluhan tahun menjadi salah satu ciri khas performa kendaraannya.
Dilaporkan media otomotif Car and Driver, Kamis (28/5/2026), Volkswagen sebelumnya sudah lebih dulu menghapus opsi transmisi manual pada sejumlah model populer seperti Golf GTI dan Golf R untuk model tahun 2025.
Kini, hanya tersisa Volkswagen Jetta GLI yang masih menawarkan pilihan transmisi manual enam percepatan di pasar Amerika Serikat. Namun, model tersebut dipastikan menjadi yang terakhir karena opsi manual akan dihentikan setelah model tahun 2026.
Langkah Volkswagen disebut sejalan dengan perubahan besar industri otomotif dunia yang semakin beralih ke transmisi otomatis dan kendaraan elektrifikasi.
Selain dianggap lebih praktis, transmisi otomatis kini juga dinilai lebih efisien dan kompatibel dengan teknologi kendaraan modern, termasuk mobil hybrid dan listrik.
Meski begitu, Volkswagen mengakui masih banyak penggemar setia mobil manual, khususnya untuk kendaraan berperforma tinggi.
Jetta GLI dikenal sebagai sedan sporty yang cukup populer di kalangan pecinta otomotif. Mobil ini dibekali mesin turbocharged 2.0 liter empat silinder dengan tenaga mencapai 228 horsepower.
Model tersebut sebelumnya tersedia dalam dua pilihan transmisi, yakni manual enam percepatan dan otomatis dual-clutch tujuh percepatan.
Keputusan Volkswagen kemungkinan besar akan diikuti produsen lain dalam beberapa tahun ke depan. Saat ini, penjualan mobil manual memang terus mengalami penurunan, terutama di pasar Amerika Utara dan Eropa.
Di sisi lain, sebagian pecinta otomotif menganggap transmisi manual menawarkan sensasi berkendara yang lebih “hidup” dibanding mobil otomatis. Meski demikian, tren elektrifikasi dan perkembangan teknologi kendaraan diperkirakan akan membuat mobil manual semakin langka di masa depan.
(Sumber: Car and Driver)