![]() |
| Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri dan Fajar Alfian. (Foto: PBSI) |
GEBRAK.ID -- Langkah pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memang terhenti di partai final Singapore Open 2026. Namun di balik kekalahan tersebut, keduanya justru menorehkan pencapaian penting yang menjadi tonggak baru dalam karier sebagai pasangan bulu tangkis ganda putra.
Fajar/Fikri harus mengakui keunggulan duet India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dalam laga final yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Minggu (31/5/2026). Setelah sempat merebut gim pertama, wakil Indonesia akhirnya menyerah dengan skor 21-18, 17-21, 16-21.
Meski gagal membawa pulang trofi juara, performa impresif sepanjang turnamen membuat Fajar/Fikri dipastikan meroket ke peringkat dua dunia BWF, posisi tertinggi yang pernah mereka capai sejak mulai berduet pada pertengahan 2025.
Kekalahan yang Tetap Berbuah Manis
Pertandingan final berlangsung sengit sejak awal. Fajar/Fikri tampil agresif dan mampu mengamankan gim pertama dengan skor 21-18. Namun pasangan India yang dikenal memiliki pertahanan rapat dan serangan tajam berhasil bangkit pada dua gim berikutnya.
Rankireddy/Shetty mengambil alih kendali permainan pada gim kedua dan ketiga hingga akhirnya memastikan gelar juara Singapore Open 2026.
Walau gagal menjadi kampiun, hasil runner-up memberikan tambahan poin ranking yang sangat signifikan bagi pasangan Indonesia tersebut.
Berdasarkan proyeksi ranking terbaru, Fajar/Fikri akan menggeser pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari posisi kedua dunia. Adapun ganda putra posisi nomor satu dunia masih dipegang ganda asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae.
Ranking resmi terbaru dijadwalkan dirilis Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pada pekan depan.
Pencapaian Terbaik Sepanjang Berpasangan
Kenaikan ke posisi kedua dunia menjadi bukti perkembangan pesat Fajar/Fikri dalam waktu kurang dari satu tahun.
Sejak dipasangkan pada Juli 2025, keduanya menunjukkan chemistry yang semakin matang. Gelar juara China Open 2025 menjadi salah satu titik awal kebangkitan duet ini sebelum akhirnya konsisten menembus babak-babak akhir turnamen elite dunia.
Bagi Fajar, posisi runner-up Singapore Open sekaligus mengembalikan dirinya ke jajaran elite bulu tangkis dunia. Sebelumnya, Fajar pernah merasakan status nomor satu dunia saat masih berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto.
Namun pencapaian kali ini memiliki makna berbeda karena diraih bersama partner baru dalam waktu yang relatif singkat.
Rekor Baru untuk Muhammad Shohibul Fikri
Khusus bagi Muhammad Shohibul Fikri, peringkat dua dunia menjadi pencapaian tertinggi sepanjang karier profesionalnya.
Sebelum berpasangan dengan Fajar, Fikri pernah membentuk duet bersama Bagas Maulana dan sempat mencapai peringkat delapan dunia. Setelah itu ia juga berpasangan dengan Daniel Marthin dan berhasil menembus posisi sembilan dunia.
Kini, bersama Fajar, Fikri sukses melampaui seluruh capaian sebelumnya dan semakin dekat dengan target utama, yakni menjadi pasangan ganda putra nomor satu dunia.
Modal Berharga Menuju Indonesia Open
Hasil di Singapura menjadi bekal penting bagi Fajar/Fikri menghadapi turnamen bergengsi berikutnya, Indonesia Open 2026, yang akan mulai digelar pada 2 Juni 2026 nanti.
Dengan status baru sebagai pasangan peringkat dua dunia, harapan publik bulu tangkis Indonesia tentu semakin besar. Konsistensi performa yang ditunjukkan sepanjang musim ini membuat peluang Fajar/Fikri untuk terus bersaing di papan atas terbuka lebar.
Meski gagal mengangkat trofi di Singapura, pencapaian Fajar/Fikri menunjukkan bahwa mereka kini menjadi salah satu kekuatan utama ganda putra dunia yang layak diperhitungkan dalam perburuan gelar-gelar besar musim 2026.
(Berbagai Sumber)
JANGAN TERLEWATKAN Luar Biasa! Fajar/Fikri Gilas Ganda Putra China 23-21 dan 21-4 untuk Melaju ke Final Singapore Open 2026
