GEBRAK.ID -- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan tim nasional (timnas) esports Indonesia di level Asia Tenggara. Tim Merah Putih sukses keluar sebagai juara umum ajang SEA Esports Nations Cup (ENC) 2026 setelah mengoleksi tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada turnamen yang berlangsung di Ho Chi Minh City, Vietnam.
Keberhasilan itu memastikan Indonesia menjadi negara dengan perolehan medali terbaik, mengungguli tuan rumah Vietnam dan Thailand dalam kompetisi esports regional yang mempertemukan atlet-atlet terbaik Asia Tenggara tersebut.
Pelatih kepala timnas esports Indonesia, Richard Permana, menegaskan capaian tersebut menjadi bukti perkembangan esports Indonesia yang semakin kompetitif di tingkat internasional.
“Dengan tiga medali emas, Indonesia mutlak menjadi juara umum SEA ENC 2026,” ujar Richard, Minggu (10/5/2026).
Tiga medali emas Indonesia masing-masing datang dari nomor PUBG Mobile Solo, Teamfight Tactics, dan Crossfire: Legends. Sementara satu medali perak diraih di nomor PUBG Mobile Solo dan medali perunggu dipersembahkan dari PUBG Mobile Duo.
Nomor PUBG Mobile Solo menjadi salah satu cabang paling gemilang bagi Indonesia. Dua pemain muda, Alan Raynold Kumaseh dan Fazriel Haikal Aditya, tampil impresif dengan meraih medali emas dan perak.
Tak berhenti di situ, keduanya juga berhasil menyumbangkan medali perunggu saat turun bersama di nomor PUBG Mobile Duo.
Keberhasilan lain datang dari cabang Teamfight Tactics melalui pemain Stefanus Aditya Witjaksono yang akrab disapa Adit. Ia tampil luar biasa, meski sempat memulai pertandingan dengan kurang meyakinkan.
Pada gim pertama, Adit hanya finis di posisi ketujuh dan mengumpulkan dua poin. Namun, ia mampu bangkit pada pertandingan berikutnya hingga akhirnya memastikan medali emas untuk Indonesia.
“Game kedua saya lebih sabar di early game sambil menunggu power spike. Pertandingannya ketat, tapi akhirnya bisa menang,” kata Adit.
Adit mengungkapkan persiapan menuju turnamen dilakukan secara intensif setiap hari, mulai dari latihan ranked hingga mengikuti study group bersama pemain-pemain top dunia. “Rajin belajar statistik dan melakukan review pertandingan menjadi bagian penting dari persiapan saya,” ujarnya.
Sementara itu, emas ketiga Indonesia dipersembahkan tim Crossfire: Legends yang tampil dramatis saat menghadapi Vietnam di partai final.
Skuad Indonesia diperkuat oleh Gede Bagus Panji Narajaya, Ibnu Qayyim Al Jauziah, Kautsar Faruqurrohman Ekatama, Muhammad Ilyas Alfarizi, Riddho Putra Muharam, dan Tubagus Mochammad Cipta dengan pelatih Iqbal Mauldhan Yusup.
Kemenangan Indonesia terasa semakin spesial karena berhasil mengalahkan tuan rumah Vietnam yang harus puas finis di posisi kedua klasemen medali dengan raihan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu.
Thailand berada di peringkat ketiga dengan satu emas dan satu perak, disusul Singapura di posisi keempat serta Malaysia di peringkat kelima.
Ajang SEA Esports Nations Cup 2026 menjadi turnamen regional pertama yang diselenggarakan oleh Southeast Asia Esports Federation atau SEAEF.
Kesuksesan Indonesia di turnamen ini sekaligus mempertegas posisi esports nasional sebagai salah satu kekuatan utama di Asia Tenggara. Dalam beberapa tahun terakhir, prestasi atlet esports Indonesia memang terus meningkat, baik di tingkat regional maupun internasional.
(Sumber: Antara)

Posting Komentar untuk "Indonesia Rajai SEA Esports Nations Cup 2026: Tiga Emas Bawa Merah Putih Jadi Juara Umum"