Kenali Kode Emas Perhiasan Sebelum Membeli, Jangan Sampai Salah, Ini Arti 999, 916, 750, hingga 375

Ilustrasi perhiasan emas. (Foto: freepik) 
Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID; JAKARTA--Perhiasan emas umumnya memiliki cap atau kode tertentu yang tertera pada bagian dalam cincin, gelang, kalung, maupun liontin. Kode tersebut bukan sekadar angka, melainkan penanda kadar atau tingkat kemurnian emas yang digunakan.

Memahami arti kode emas penting agar konsumen tidak salah membeli, mengetahui nilai sebenarnya dari perhiasan, serta terhindar dari penipuan. Kode ini lazim disebut sebagai hallmark atau cap kadar emas. 

Apa Itu Kode pada Emas Perhiasan?

Kode pada emas menunjukkan persentase kandungan emas murni dalam suatu perhiasan. Semakin tinggi angkanya, semakin tinggi pula kadar emasnya.

Dalam praktik perdagangan emas, kadar biasanya dinyatakan dalam dua sistem:

Sistem karat (K) – misalnya 24K, 22K, 18K

Sistem fineness atau angka – misalnya 999, 916, 750 

Sebagai gambaran, emas 24 karat berarti hampir seluruh kandungannya adalah emas murni, sedangkan kadar yang lebih rendah mengandung campuran logam lain seperti perak, tembaga, atau palladium agar perhiasan lebih kuat dan tahan lama. 

Daftar Kode Emas Perhiasan dan Artinya

Berikut kode-kode emas yang umum ditemukan pada perhiasan:

999 – Emas 24 Karat

Kode 999 menunjukkan kandungan emas sekitar 99,9 persen atau dikenal sebagai 24 karat.

Jenis ini merupakan emas paling murni. Namun karena sifatnya lunak, emas 999 lebih sering digunakan untuk logam mulia atau perhiasan tertentu yang tidak dipakai sehari-hari. 

958 – Emas 23 Karat

Kode 958 berarti kadar emas sekitar 95,8 persen atau 23 karat.

Emas ini masih sangat tinggi kemurniannya tetapi sedikit lebih kuat dibanding 24 karat. 

916 – Emas 22 Karat

Kode 916 berarti kandungan emas sekitar 91,6 persen atau 22 karat.

Kode ini sangat populer di pasar Asia, termasuk untuk cincin, gelang dan kalung karena masih bernilai tinggi tetapi lebih kokoh dibanding emas murni. 

875 – Emas 21 Karat

Kode 875 berarti emas dengan kadar 87,5 persen atau sekitar 21 karat.

Perhiasan dengan kadar ini masih tergolong emas tua.

835 – Emas 20 Karat

Kode 835 menunjukkan kadar emas 83,5 persen atau 20 karat.

Biasanya dipilih karena lebih kuat untuk model perhiasan tertentu.

750 – Emas 18 Karat

Kode 750 berarti kandungan emas 75 persen atau 18 karat.

Ini termasuk salah satu kadar paling umum untuk perhiasan modern karena kombinasi antara kemurnian, warna menarik, dan daya tahan yang baik. 

700 atau 705 – Emas sekitar 17 Karat

Kode ini menunjukkan kandungan emas sekitar 70 persen.

Tidak sepopuler 18K, namun masih ditemukan di beberapa produk perhiasan.

585 – Emas 14 Karat

Kode 585 berarti kadar emas 58,5 persen atau 14 karat.

Jenis ini lebih keras dan tahan gores sehingga cocok untuk penggunaan harian. 

500 – Emas 12 Karat

Kode 500 menunjukkan emas dengan kadar 50 persen atau 12 karat.

Campuran logam lain cukup dominan sehingga harganya lebih rendah.

416 – Emas 10 Karat

Kode 416 berarti kandungan emas 41,6 persen atau 10 karat.

Masih tergolong emas, tetapi kemurniannya relatif rendah.

375 – Emas 9 Karat

Kode 375 berarti emas 37,5 persen atau sekitar 9 karat. 

Pada kadar ini campuran logam lain lebih besar dibanding emas murninya.

Tidak Hanya Angka, Ada Juga Kode Huruf

Selain angka, sebagian perhiasan memiliki kode tambahan seperti:

K atau KT = Karat

GP (Gold Plated) = hanya lapisan emas, bukan emas solid

GF (Gold Filled) = lapisan emas lebih tebal

WG = white gold atau emas putih

Nama produsen atau toko sebagai identitas pembuat. 

Konsumen perlu cermat karena gold plated bukan emas murni, melainkan logam biasa yang dilapisi emas.

Tips Membeli Perhiasan Emas agar Tidak Rugi

Sebelum membeli emas perhiasan, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.

1. Cek kode dan kadar emas

Pastikan ada hallmark atau cap kadar emas pada perhiasan. Kode ini membantu mengetahui kemurnian emas yang dibeli. 

2. Minta sertifikat atau nota resmi

Dokumen pembelian penting untuk bukti keaslian serta memudahkan saat jual kembali atau tukar tambah. 

3. Pilih toko terpercaya

Belilah di toko emas yang memiliki reputasi baik dan transparan mengenai kadar serta harga emas. 

4. Bandingkan harga emas harian

Harga emas berubah setiap hari. Konsumen disarankan mengecek harga pasar sebelum membeli agar tidak membayar terlalu mahal. 

5. Pahami biaya pembuatan

Harga perhiasan bukan hanya nilai emasnya, tetapi juga termasuk ongkos desain dan pembuatan. Karena itu, harga jual kembali perhiasan sering lebih rendah dibanding saat dibeli. 

6. Sesuaikan dengan tujuan pembelian

Jika untuk investasi, kadar tinggi seperti 22K–24K lebih banyak dipilih. Namun untuk penggunaan sehari-hari, 14K atau 18K umumnya lebih tahan lama. 

Memahami arti kode emas membuat konsumen bisa membeli perhiasan dengan lebih cerdas. Jangan hanya terpikat model atau harga murah, karena satu angka kecil pada emas bisa menentukan nilai sebenarnya dari perhiasan tersebut.

(berbagai sumber)