Editor: Zaky AH
Truk pengangkut BBM milik Pertamina. (Foto ilustrasi: Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus)
GEBRAK.ID; JAKARTA – Keluhan masyarakat terkait hilangnya layanan pembelian Pertalite di sejumlah SPBU Pertamina belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warga mengira Pertamina mulai menghentikan penjualan bahan bakar subsidi tersebut.
Namun, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan isu tersebut tidak benar. Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menjelaskan, Pertalite tidak dijual di beberapa SPBU karena adanya peningkatan layanan dan perubahan status SPBU menjadi SPBU Pertamina Signature.
“Untuk beberapa SPBU Pertamina di Jakarta memang ada upgrade, perubahan status dari SPBU biasa menjadi SPBU Signature yang memang memberikan layanan dan fasilitas premium,” ujar Anggia, Jumat (8/5/2026).
Menurut Anggia, perubahan konsep layanan tersebut membuat beberapa SPBU tidak lagi menyediakan BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar. Namun, hal itu bukan berarti Pertamina menghentikan distribusi BBM subsidi secara nasional.
Anggia menegaskan Pertalite tetap tersedia dan dijual di SPBU reguler yang memang mendapat penugasan resmi dari pemerintah melalui BPH Migas.
“BBM subsidi seperti Pertalite dan biosolar masih dijual di SPBU biasa. Jadi bukan karena Pertamina berhenti menyalurkan BBM subsidi, tetapi memang ada perubahan layanan dan status di beberapa SPBU,” kata Anggia.
Anggia juga memastikan PT Pertamina Patra Niaga tetap memiliki kewajiban menyalurkan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) RON 90 atau Pertalite kepada masyarakat melalui SPBU yang telah ditetapkan.
Penugasan distribusi tersebut dilakukan secara berkala setiap triwulan guna memastikan kuota, kebutuhan masyarakat, dan titik distribusi berjalan optimal.
“Penugasan dilakukan secara triwulan untuk memastikan ketersediaan kuota, penyalur, serta kebutuhan konsumen pengguna di kabupaten dan kota,” jelas Anggia.
Sebelumnya, publik sempat dibuat heboh setelah sejumlah SPBU Pertamina memasang pengumuman penghentian penjualan Pertalite. Bersamaan dengan itu, beberapa SPBU diketahui berubah status menjadi SPBU Pertamina Signature.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina Patra Niaga, konsep SPBU Signature memang dirancang untuk menghadirkan pengalaman layanan premium bagi konsumen. Fasilitas yang disediakan lebih lengkap dibanding SPBU reguler.
Konsumen yang melakukan pembelian BBM minimal Rp350 ribu bahkan mendapatkan layanan tambahan seperti semir ban gratis. Selain itu, tersedia pula fasilitas tempat sampah kecil di area pengisian BBM untuk menjaga kebersihan.
Tak hanya itu, SPBU Signature juga dilengkapi fasilitas umum yang lebih nyaman, mulai dari mushala bersih lengkap dengan mukena, sarung, dan Al Quran, area wudhu representatif, hingga toilet yang lebih modern dan higienis.
Transformasi sejumlah SPBU menjadi Signature disebut menjadi bagian dari strategi Pertamina meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen di tengah persaingan bisnis energi yang semakin kompetitif.
Meski demikian, pemerintah memastikan masyarakat pengguna Pertalite tidak perlu khawatir karena distribusi BBM subsidi tetap berjalan sesuai penugasan nasional.
(Sumber: Pertamina Patra Niaga)
Jangan Terlewatkan: Pertamina Tutup Keran Pertalite di SPBU Signature, Kebijakan Elite yang Ancam Masyarakat Miskin?
Posting Komentar untuk "Pertalite Hilang di Sejumlah SPBU? ESDM Buka Suara soal Perubahan SPBU Pertamina Jadi Signature"