Editor: A Rayyan K
Situasi tenda-tenda sementara untuk para pengungsi Palestina di sebelah barat Kota Gaza, Rabu (25/3/2026). (Foto: Xinhua/Rizek Abdeljawad)
GEBRAK.ID; GAZA – Duka kemanusiaan di Jalur Gaza terus memuncak. Jumlah warga Palestina yang menjadi korban meninggal akibat agresi militer Israel sejak 7 Oktober 2023 kini mencapai angka mengerikan, 72.736 orang.
Sementara itu, lebih dari 172.535 lainnya tercatat menderita luka-luka, berdasarkan laporan terbaru dari sumber medis setempat, Minggu (10/5/2026).
Dalam 24 jam terakhir saja, rumah sakit-rumah sakit yang masih berjuang beroperasi di Gaza menerima lima jenazah dan 15 korban luka. Kondisi ini menunjukkan bahwa kekerasan masih terus terjadi meskipun berbagai pihak telah menyerukan gencatan senjata.
Yang lebih memilukan, sejak gencatan senjata diberlakukan pada 11 Oktober 2025 lalu, angka kematian justru masih bertambah signifikan. Sebanyak 850 warga Palestina dilaporkan tewas dalam periode tersebut, dengan jumlah korban luka bertambah 2.433 orang.
“Para korban masih banyak yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan dan tergeletak di pinggir jalan. Tim penyelamat dan ambulans belum bisa menjangkau mereka karena situasi di lapangan yang belum sepenuhnya kondusif,” demikian pernyataan tim medis setempat yang dikutip dari sumber WAFA-OANA.
Selain itu, sedikitnya 770 jasad telah berhasil ditemukan dari timbunan puing-puing sejauh ini. Namun, diyakini masih banyak jenazah lain yang belum teridentifikasi atau belum bisa dievakuasi akibat minimnya akses dan peralatan berat di tengah kehancuran infrastruktur.
Para aktivis kemanusiaan internasional menilai bahwa angka sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi mengingat banyak keluarga yang kehilangan jejak kerabatnya pasca-bom besar-besaran di wilayah utara dan selatan Gaza. Rumah sakit juga dilaporkan kewalahan karena kekurangan pasokan medis dan listrik.
Dunia internasional kembali dipanggil untuk bertindak. Di tengah reruntuhan Gaza, nyawa-nyawa terus melayang, sementara upaya evakuasi berjalan lambat. Setiap angka yang tercatat adalah nama, wajah, dan mimpi yang sirna. Hingga kapan kesunyian dunia akan terus mendampingi penderitaan ini?
(Sumber: WAFA-OANA)
Posting Komentar untuk "Pilu Warga Pelestina di Gaza Bertambah: 72.736 Syahid, Ribuan Masih Terkubur di Bawah Reruntuhan"