Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID, JAKARTA – Kabar penutupan 11 outlet resmi Daihatsu di Jakarta dan Jawa Timur sempat memunculkan kekhawatiran di kalangan konsumen terkait layanan purnajual, servis berkala, hingga klaim garansi kendaraan. Namun, PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) menegaskan bahwa pelanggan tetap akan mendapatkan layanan secara normal melalui jaringan resmi Daihatsu yang masih beroperasi di seluruh Indonesia.
Customer Relation Division Head AI-DSO, Tri Mulyono, menjelaskan bahwa informasi yang beredar di masyarakat perlu diluruskan. Menurut dia, yang menghentikan operasional bukan 11 dealer berbeda, melainkan satu perusahaan dealer yang memiliki 11 outlet resmi Daihatsu di sejumlah wilayah Jakarta dan Jawa Timur.
"Lebih tepat disebut satu dealer yang memiliki 11 jaringan outlet resmi Daihatsu, bukan 11 dealer," ujar Tri dalam keterangannya.
Penutupan outlet tersebut merupakan keputusan bisnis yang diambil oleh grup dealer terkait di tengah dinamika industri otomotif nasional yang semakin kompetitif. Sejumlah laporan menyebut outlet-outlet yang sebelumnya berada di bawah naungan Asco Automotive telah menghentikan operasional sejak 1 Juni 2026.
Meski demikian, Daihatsu memastikan seluruh hak konsumen tetap terlindungi. Pemilik kendaraan yang sebelumnya melakukan pembelian maupun perawatan kendaraan di outlet yang tutup tetap dapat mengakses layanan servis, suku cadang, hingga klaim garansi melalui jaringan resmi Daihatsu lainnya.
Perusahaan menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas layanan pelanggan di seluruh tahapan kepemilikan kendaraan, mulai dari penjualan hingga layanan purnajual. Jaringan bengkel resmi Daihatsu yang tersebar di berbagai daerah disebut siap mengakomodasi kebutuhan pelanggan tanpa mengurangi standar pelayanan yang berlaku.
Saat ini Daihatsu masih memiliki jaringan outlet dan bengkel resmi yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Selain layanan servis di bengkel, perusahaan juga menyediakan layanan mobile service, penyediaan suku cadang asli, serta fasilitas body repair untuk mendukung kebutuhan konsumen.
Pengamat industri menilai langkah konsolidasi jaringan dealer merupakan hal yang lazim terjadi di tengah perubahan peta persaingan otomotif nasional. Masuknya berbagai merek baru, terutama dari China, membuat sejumlah pelaku usaha melakukan penyesuaian strategi bisnis dan portofolio merek yang dipasarkan. Kondisi tersebut turut memengaruhi keputusan sebagian dealer dalam mengelola jaringan usahanya.
Meski menghadapi tantangan pasar, Daihatsu menegaskan fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan pelanggan tetap memperoleh layanan terbaik dan tidak mengalami kendala dalam melakukan perawatan kendaraan. Dengan dukungan jaringan resmi yang masih luas, perusahaan optimistis kebutuhan konsumen dapat tetap terpenuhi secara optimal.
Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi mengenai lokasi outlet atau bengkel resmi terdekat, Daihatsu menyarankan untuk mengakses jaringan layanan resmi yang tersedia secara nasional guna memastikan kendaraan tetap mendapatkan perawatan sesuai standar pabrikan.
(berbagai sumber)
