Diam-diam Mematikan! Oyarzabal Bersinar di Piala Dunia 2026, Azpilicueta: Spanyol tak Hanya Bergantung pada Yamal

Penyerang Timnas Spanyol, Mikel Oyarzabal, di Piala Dunia 2026. (Foto: FIFA/BBC)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, JAKARTA – Nama Mikel Oyarzabal mungkin belum segemerlap Kylian Mbappe, Harry Kane, maupun Erling Haaland di panggung Piala Dunia 2026. Namun, bagi Timnas Spanyol, penyerang Real Sociedad itu merupakan sosok yang tak tergantikan.

Performa impresif Oyarzabal pada fase grup menjadi bukti bahwa La Furia Roja memiliki senjata mematikan yang selama ini kurang mendapat sorotan. Dalam dua pertandingan awal Piala Dunia 2026, striker berusia 29 tahun itu telah mengemas dua gol dan satu assist, sekaligus menjadi ujung tombak yang diandalkan pelatih Luis de la Fuente.

Meski kontribusinya sangat besar, Oyarzabal tetap jauh dari sorotan yang biasa diterima para penyerang elite dunia. Padahal, catatannya bersama Timnas Spanyol tergolong impresif. Dari 55 penampilan internasional, ia telah mencetak 27 gol.

Tak hanya produktif, Oyarzabal juga dikenal sebagai pemain yang mampu tampil menentukan di laga-laga besar. Salah satu momen paling dikenang adalah gol kemenangan yang dicetaknya pada final Piala Eropa 2024, ketika Spanyol mengalahkan Inggris untuk meraih gelar juara.

Azpilicueta: Oyarzabal Layak Mendapat Pengakuan

Mantan bek Timnas Spanyol, Cesar Azpilicueta, menilai Oyarzabal belum mendapatkan apresiasi yang pantas meski terus tampil konsisten bersama La Roja.

"Dia berusia 29 tahun dan tidak dirayakan seperti Kylian Mbappe atau Harry Kane sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia. Padahal, dia menjalani musim yang bagus bersama Real Sociedad dan memiliki catatan luar biasa bersama tim nasional," tulis Azpilicueta dalam kolomnya di BBC, Kamis (26/6/2026).

Menurut mantan pemain Chelsea itu, anggapan bahwa Spanyol tidak memiliki penyerang nomor sembilan kelas dunia tidak sepenuhnya benar.

"Saya sering mendengar orang mengatakan Spanyol kekurangan striker elite. Namun, bersama Oyarzabal kami memiliki pemain yang selalu bisa diandalkan untuk mencetak gol-gol penting ketika dibutuhkan. Kami sangat menghargainya meski dia tidak dianggap sebagai superstar oleh banyak orang," lanjutnya.

Azpilicueta yakin performa Oyarzabal masih akan terus meningkat seiring bertambahnya kepercayaan diri setelah tampil tajam di fase grup.

Dengan koleksi dua gol dan satu assist sejauh ini, Oyarzabal dinilai memiliki modal besar untuk menjadi pembeda saat Spanyol memasuki babak gugur.

Yamal Penting, tapi Bukan Satu-satunya Andalan

Dalam kesempatan yang sama, Azpilicueta juga mengingatkan publik agar tidak memberikan beban berlebihan kepada Lamine Yamal.

Pemain muda Barcelona itu memang tampil luar biasa ketika Spanyol membantai Arab Saudi 4-0. Yamal mencetak gol pembuka sekaligus menjadi motor serangan yang membuat permainan La Furia Roja jauh lebih hidup dibandingkan saat bermain imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde pada laga pertama.

JANGAN TERLEWATKAN Mikel Oyarzabal Bungkam Kritik! Brace dan Assist Antar Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0 

Meski demikian, Azpilicueta menegaskan bahwa kesuksesan di Piala Dunia tidak bisa bergantung pada satu pemain saja.

"Saat orang-orang berbicara mengenai peluang Spanyol menjadi juara dunia, tentu mereka menunjuk Lamine Yamal sebagai sosok kunci. Namun, Anda tidak bisa memenangkan Piala Dunia sendirian, apalagi turnamen kali ini memiliki lebih banyak pertandingan," ujarnya.

Azpilicueta juga mengingatkan bahwa faktor cuaca, perjalanan antarkota yang panjang, hingga kemungkinan bermain hingga babak tambahan akan menguras kondisi fisik para pemain. Karena itu, seluruh anggota skuad harus siap memberikan kontribusi.

Belajar dari Euro 2024

Azpilicueta mencontohkan keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Eropa 2024 sebagai bukti bahwa kekuatan terbesar La Roja terletak pada kolektivitas tim.

Saat itu, pelatih Luis de la Fuente menggunakan seluruh pemain outfield yang dibawanya selama tujuh pertandingan. Strategi rotasi tersebut membuat setiap pemain memiliki peran penting, termasuk Oyarzabal.

"Sebagai pemain tentu semua ingin selalu tampil. Namun, di turnamen seperti ini Anda tidak pernah tahu kapan momen penting akan datang. Oyarzabal membuktikannya saat masuk dari bangku cadangan dan mencetak gol kemenangan di final melawan Inggris," kata Azpilicueta.

Azpilicueta menambahkan, gol tersebut menjadi satu-satunya gol Oyarzabal di Euro 2024. Meski hanya sekali menjadi starter sepanjang turnamen, sang penyerang tetap siap ketika kesempatan datang.

Kini, Oyarzabal kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai pemain yang selalu hadir di saat-saat penting. Bersama Yamal dan para pemain lainnya, Spanyol berharap kolektivitas itu kembali menjadi senjata utama dalam perburuan gelar juara Piala Dunia 2026.

(Sumber: BBC)