Editor: Devona R
Peradangan merupakan respons alami tubuh untuk melawan infeksi, cedera, atau zat berbahaya. (Foto ilustrasi: Pixabay/AI)
GEBRAK.ID – Peradangan merupakan respons alami tubuh untuk melawan infeksi, cedera, atau zat berbahaya. Namun jika berlangsung terus-menerus, kondisi yang dikenal sebagai peradangan kronis ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, mulai dari gangguan jantung hingga diabetes.
Dokter spesialis anestesiologi dan pengobatan nyeri intervensi asal Maryland, Amerika Serikat, Dr. Kunal Sood, mengungkapkan sejumlah kebiasaan sederhana yang dapat membantu mengurangi peradangan secara alami tanpa bergantung pada obat-obatan.
Menurutnya, konsumsi makanan utuh kaya serat seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan gandum utuh dapat membantu menekan penanda peradangan dalam tubuh. Serat juga berperan menjaga kesehatan usus dan mendukung sistem kekebalan tubuh.
Selain pola makan sehat, berjalan kaki secara rutin juga terbukti membantu menurunkan peradangan kronis. Aktivitas fisik ringan tersebut dapat meningkatkan sirkulasi darah, sensitivitas insulin, serta kesehatan pembuluh darah.
Dr. Sood juga menekankan pentingnya tidur yang cukup dan berkualitas. Kurang tidur secara berulang dapat memicu peningkatan hormon stres dan zat pemicu peradangan yang berdampak buruk bagi kesehatan jangka panjang.
Tak hanya itu, konsumsi makanan yang kaya asam lemak omega-3, seperti salmon, tuna, sarden, dan makarel, juga dianjurkan. Kandungan EPA dan DHA dalam ikan berlemak diketahui membantu mengatur respons peradangan sekaligus mendukung kesehatan jantung dan otak.
Faktor lain yang tak kalah penting adalah kemampuan mengelola stres. Stres berkepanjangan dapat mengaktifkan berbagai jalur biologis yang memicu peradangan dalam tubuh. Karena itu, aktivitas relaksasi seperti meditasi, olahraga ringan, atau meluangkan waktu untuk hobi dapat menjadi cara efektif menjaga kesehatan secara menyeluruh.
“Kurang tidur berulang dapat mendorong tubuh menuju kondisi yang lebih pro-inflamasi,” ujar Dr. Sood dikutip dari Hindustan Times, Senin (1/6/2026).
Dengan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten, risiko peradangan kronis dapat ditekan sehingga kualitas hidup dan kesehatan jangka panjang menjadi lebih baik.
(Sumber: Hindustan Times)