![]() |
| Perpanjangan kedua masa pengisian data PCMB memunculkan pertanyaan soal kesiapan sistem dan perencanaan Disdik Jawa Barat menjelang pelaksanaan SPMB 2026. (Foto ilustrasi: Gebrak.id/AI) |
GEBRAK.ID; BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) kembali memperpanjang masa pengisian data Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) hingga Kamis (11/6/2026) pukul 23.59 WIB. Keputusan ini menjadi perpanjangan kedua dalam waktu singkat.
Sebelumnya, jadwal yang semula berakhir pada 8 Juni pukul 24.00 WIB diperpanjang secara mendadak hingga 9 Juni 2026 pukul 21.00 WIB. Tak berhenti di situ, pengumuman hasil yang semula dijadwalkan 12 Juni diundur menjadi 13 Juni 2026.
Kebijakan tersebut menuai perhatian karena terjadi saat ribuan calon peserta didik dan orang tua tengah menunggu kepastian proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK tahun ajaran 2026/2027.
Awalnya, tahapan pengisian data PCMB dijadwalkan berlangsung pada 29 Mei hingga 8 Juni 2026. Namun menjelang penutupan, Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat memutuskan memperpanjang waktu. Belum lama berselang, perpanjangan kembali dilakukan hingga 11 Juni 2026.
Kepala Disdik Jawa Barat, Purwanto, menjelaskan keputusan tersebut diambil karena masih terdapat calon murid yang belum menyelesaikan pengisian data dan pilihan sekolah tujuan.
"Hingga Selasa malam masih ada murid yang belum menuntaskan pengisian data. Karena itu waktu diperpanjang agar seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama," kata Purwanto dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).
Meski alasan pemerataan akses pendidikan dapat dipahami, perpanjangan berulang kali justru memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan pelaksanaan sistem penerimaan murid baru di Jabar. Tidak sedikit orang tua yang mengaku kebingungan karena jadwal terus berubah dalam waktu yang relatif singkat.
Bagi sebagian masyarakat, perubahan jadwal mendadak menimbulkan ketidakpastian, terutama bagi keluarga yang sudah menyusun strategi pemilihan sekolah berdasarkan kalender resmi yang sebelumnya diumumkan pemerintah.
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Zaini Sofari, menilai bahwa setiap perubahan jadwal dalam proses penerimaan peserta didik idealnya sudah diantisipasi sejak awal melalui sosialisasi yang masif, pendampingan teknis, hingga kesiapan sistem digital yang memadai. Sebab, proses penerimaan siswa baru bukan sekadar urusan administrasi, melainkan menyangkut kepastian masa depan pendidikan ribuan anak.
Di sisi lain, Disdik Jabar memastikan bahwa peserta yang belum berhasil mendapatkan sekolah pada tahap pemetaan tidak perlu khawatir. Pemerintah daerah menyiapkan dua tahap SPMB yang dapat dimanfaatkan untuk mencari sekolah dengan kuota yang masih tersedia.
"Setelah pengumuman PCMB nanti, murid yang belum diterima tetap memiliki kesempatan mengikuti SPMB Tahap 1 maupun Tahap 2," ujar Purwanto.
Berdasarkan jadwal terbaru, pengumuman hasil pemetaan akan dilakukan pada 13 Juni 2026. Selanjutnya, SPMB Tahap 1 berlangsung pada 15-19 Juni dengan pengumuman hasil seleksi pada 25 Juni 2026.
Sementara bagi calon murid yang masih belum memperoleh sekolah, pemerintah membuka SPMB Tahap 2 pada 30 Juni hingga 6 Juli dengan pengumuman akhir pada 10 Juli 2026.
Meski demikian, perpanjangan berulang kali ini menjadi catatan tersendiri bagi Disdik Jabar. Di tengah upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan pendidikan berbasis digital, masyarakat tentu berharap proses penerimaan murid baru dapat berjalan lebih terukur, konsisten, dan memberikan kepastian sejak awal.
Sebab pada akhirnya, yang dipertaruhkan bukan hanya kelancaran sebuah sistem, melainkan kepercayaan publik terhadap tata kelola pendidikan daerah yang menyangkut masa depan generasi muda Jawa Barat.
(Berbagai Sumber)
JANGAN TERLEWATKAN SPMB Jabar 2026 Kacau? Jadwal Diubah Berulang, Server Sering Tumbang, Disdik Jabar Dihujani Protes Orang Tua
