![]() |
| Pemerintah Thailand akan menerapkan sistem baru bagi wisatawan asing yang memasuki negaranya melalui peluncuran aplikasi Thailand Immigration Management (THIM) mulai Agustus 2026.( Foto: ist) |
Editor: Devona R
GEBRAK.ID, JAKARTA – Pemerintah Thailand akan menerapkan sistem baru bagi wisatawan asing yang memasuki negaranya melalui peluncuran aplikasi Thailand Immigration Management (THIM) mulai Agustus 2026. Aplikasi tersebut dikembangkan oleh Biro Imigrasi Thailand sebagai bagian dari digitalisasi layanan keimigrasian sekaligus mempercepat proses pemeriksaan di pintu masuk negara.
Saat ini, THIM telah tersedia untuk perangkat iOS dan Android dalam masa uji coba sejak Juni 2026. Wisatawan dapat mengunduh dan mencoba aplikasi tersebut sebelum implementasi penuh pada Agustus mendatang.
Pengembangan THIM dilakukan untuk mengurangi antrean panjang di bandara, mempercepat verifikasi data penumpang, sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan imigrasi bagi jutaan wisatawan internasional yang datang ke Thailand setiap tahun.
Apa itu aplikasi THIM?
THIM atau Thailand Immigration Management merupakan platform digital resmi Biro Imigrasi Thailand yang memungkinkan wisatawan mengisi data perjalanan sebelum tiba di negara tersebut.
Melalui aplikasi ini, pengguna dapat memindai paspor, mengisi informasi penerbangan, alamat akomodasi, tujuan perjalanan, hingga data lain yang diperlukan untuk pemeriksaan keimigrasian. Seluruh data akan dikirim secara elektronik sehingga petugas dapat memproses kedatangan lebih cepat saat wisatawan tiba di bandara.
Menurut Biro Imigrasi Thailand, proses registrasi melalui THIM dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari tiga menit. Aplikasi ini juga mendukung pendaftaran rombongan hingga 10 orang dalam satu proses.
Apakah THIM menggantikan TDAC?
Meski banyak disebut sebagai pengganti Thailand Digital Arrival Card (TDAC), sejumlah penjelasan resmi menyebut THIM pada tahap awal berfungsi sebagai media baru untuk mengakses layanan imigrasi secara lebih praktis.
Artinya, kewajiban pengisian TDAC sebagai kartu kedatangan digital tetap berlaku bagi seluruh warga negara asing yang masuk ke Thailand. THIM menjadi aplikasi yang memudahkan pengisian data tersebut sekaligus akan dikembangkan sebagai platform layanan imigrasi yang lebih lengkap di masa depan.
Sebelumnya, Thailand telah menghapus formulir kedatangan kertas TM6 dan menggantinya dengan sistem TDAC sejak 1 Mei 2025. Seluruh pelancong asing diwajibkan mengisi formulir elektronik sebelum memasuki Thailand, baik melalui jalur udara, darat, maupun laut.
Tujuan peluncuran THIM
Pemerintah Thailand menargetkan THIM mampu:
Mempercepat proses pemeriksaan imigrasi di bandara.
Mengurangi kepadatan antrean penumpang.
Meningkatkan akurasi data kedatangan wisatawan.
Mempermudah pengawasan orang asing selama berada di Thailand.
Mendukung transformasi layanan keimigrasian berbasis digital.
Langkah ini laut menjadi bagian dari strategi Thailand untuk mempertahankan daya saing sektor pariwisata dengan menghadirkan proses masuk negara yang lebih cepat, aman, dan nyaman bagi wisatawan internasional.
Imbauan bagi wisatawan
Bagi wisatawan Indonesia maupun warga negara asing lainnya yang berencana berkunjung ke Thailand setelah Agustus 2026, disarankan mengunduh aplikasi THIM lebih awal dan melengkapi data perjalanan sebelum keberangkatan.
Dengan registrasi yang telah dilakukan secara digital, proses pemeriksaan imigrasi saat tiba di Thailand diharapkan berlangsung lebih singkat dibandingkan mekanisme sebelumnya.
( berbagai sumber)
