Editor: Devona R
OpenAI kembali memperluas kemampuan platform kecerdasan buatannya dengan
menggandeng salah satu penyedia stok foto terbesar di dunia, Getty
Images. (Foto: Pixabay)
GEBRAK.ID, JAKARTA – OpenAI kembali memperluas kemampuan platform kecerdasan buatannya dengan menggandeng salah satu penyedia stok foto terbesar di dunia, Getty Images. Melalui kerja sama multi-tahun yang baru diumumkan, konten visual berlisensi milik Getty nantinya dapat ditampilkan dalam berbagai layanan OpenAI, termasuk hasil pencarian di ChatGPT.
Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah penting untuk meningkatkan kualitas informasi visual yang disajikan kepada pengguna sekaligus memperkuat aspek legalitas penggunaan gambar di era kecerdasan buatan.
CEO Getty Images, Craig Peters, mengatakan kehadiran konten visual yang berkualitas dan memiliki lisensi resmi menjadi elemen penting dalam membangun pengalaman pencarian berbasis AI yang lebih terpercaya.
"Konten visual berkualitas tinggi dan berlisensi membuat pencarian dan penemuan berbasis AI menjadi lebih bermanfaat dan lebih tepercaya," ujar Peters dalam pernyataan resminya, Selasa (23/6/2026).
Peters menambahkan, kerja sama tersebut akan memungkinkan pengguna ChatGPT memperoleh pengalaman pencarian yang lebih kaya melalui dukungan gambar profesional yang telah memiliki hak penggunaan yang jelas.
"Kemitraan dengan OpenAI ini mencerminkan pengakuan bersama akan hal itu, dan bersama-sama kami akan memberikan pengalaman visual yang lebih kaya kepada pengguna ChatGPT," lanjut Peters.
Kesepakatan ini cukup menarik perhatian karena Getty Images sebelumnya dikenal sebagai salah satu perusahaan yang paling vokal mengkritik penggunaan karya kreatif untuk pengembangan teknologi AI tanpa izin.
Pada 2022, Getty bahkan melarang gambar hasil kecerdasan buatan tampil di platformnya. Tak lama kemudian, perusahaan tersebut juga mengajukan gugatan hukum terhadap Stability AI atas dugaan pelanggaran hak cipta terkait penggunaan jutaan gambar dalam proses pelatihan model AI.
Namun seiring perkembangan industri, pendekatan Getty mulai berubah. Pada 2023 perusahaan itu meluncurkan layanan AI generatif miliknya sendiri yang dikembangkan menggunakan koleksi gambar internal dan teknologi dari NVIDIA. Sistem tersebut dirancang untuk menghasilkan gambar yang tetap memiliki kepastian lisensi bagi pengguna komersial.
Langkah kolaboratif Getty dengan perusahaan AI berlanjut pada 2025 ketika mereka menjalin kemitraan dengan Perplexity AI. Kini, OpenAI menjadi perusahaan teknologi berikutnya yang memperoleh akses ke perpustakaan visual Getty.
Meski demikian, hingga saat ini kedua perusahaan belum mengungkap secara rinci apakah koleksi gambar Getty juga akan digunakan untuk melatih model AI OpenAI. Dalam kerja sama Getty dengan Perplexity sebelumnya, penggunaan gambar untuk pelatihan model tidak diperbolehkan.
Bagi industri AI, kemitraan ini mencerminkan tren baru yang semakin mengedepankan penggunaan konten berlisensi guna mengurangi potensi sengketa hak cipta. Sementara bagi pengguna, integrasi Getty Images berpotensi membuat hasil pencarian ChatGPT menjadi lebih informatif, profesional, dan dapat dipercaya.
(Sumber: OpenAI)