Editor: Damar Pratama
Pasangan tenis ganda putri Indonesia, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen. (Foto: WTA Tour)
GEBRAK.ID; JAKARTA – Langkah pasangan ganda putri Indonesia, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen, harus terhenti lebih cepat di turnamen tenis lapangan rumput WTA 250 Libema Open 2026. Tampil sebagai unggulan kedua, keduanya justru tersingkir pada babak pertama setelah kalah dramatis dari pasangan Isabelle Haverlag/Maia Lumsden di 's-Hertogenbosch, Belanda, Rabu (10/6/2026).
Dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 10 menit, Aldila dan Janice menyerah dengan skor 1-6, 6-4, 8-10 melalui super tie-break yang berlangsung ketat hingga poin-poin akhir.
Hasil ini tentu menjadi kejutan mengingat pasangan Indonesia datang dengan status unggulan kedua dan diharapkan mampu melangkah jauh dalam turnamen pemanasan menjelang musim lapangan rumput yang lebih kompetitif.
Tertinggal Jauh di Set Pertama
Sejak awal pertandingan, Haverlag dan Lumsden tampil agresif dengan mengandalkan servis kuat dan permainan cepat di depan net. Pasangan Belanda-Inggris itu langsung mendominasi jalannya set pertama.
Statistik pertandingan menunjukkan Haverlag/Lumsden mampu memenangi lebih dari 90 persen poin dari servis pertama mereka. Dominasi tersebut membuat Aldila dan Janice kesulitan mengembangkan permainan hingga akhirnya kehilangan set pembuka dengan skor telak 1-6.
Meski mampu mencatat persentase masuk servis pertama yang cukup baik, pasangan Merah Putih gagal memanfaatkan momentum untuk menekan lawan.
Bangkit dan Paksa Super Tie-Break
Memasuki set kedua, Aldila dan Janice menunjukkan karakter pantang menyerah. Permainan keduanya mulai lebih solid, terutama saat melakukan pengembalian bola dan menjaga konsistensi reli.
Momentum kebangkitan datang ketika mereka berhasil merebut gim ketujuh untuk unggul 4-3. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga akhir set sehingga pasangan Indonesia memaksakan pertandingan berlanjut ke set penentuan setelah menang 6-4.
Performa Aldila dan Janice pada set kedua juga terlihat lebih meyakinkan. Mereka mampu meningkatkan efektivitas servis pertama dan menekan lawan dalam sejumlah poin penting.
Gagal Pertahankan Keunggulan
Pertarungan sengit terjadi dalam super tie-break. Kedua pasangan saling kejar poin hingga kedudukan imbang 5-5.
Aldila dan Janice sempat berada di atas angin setelah meraih tiga poin beruntun yang membuat peluang kemenangan terbuka lebar. Namun, Haverlag dan Lumsden menunjukkan mental kuat dengan membalikkan keadaan.
Pasangan nonunggulan itu berhasil menyamakan skor sebelum akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 10-8, sekaligus memastikan tiket ke babak berikutnya.
Janice Tjen Pulang Lebih Awal
Kekalahan di sektor ganda membuat Janice Tjen harus mengakhiri kiprahnya lebih cepat di Libema Open 2026. Sebelumnya, petenis muda Indonesia itu juga tersingkir pada babak pertama nomor tunggal setelah kalah dari petenis Belgia, Greet Minnen.
Sementara bagi Aldila Sutjiadi, hasil ini menjadi evaluasi penting menjelang rangkaian turnamen lapangan rumput berikutnya yang menjadi bagian dari persiapan menuju ajang-ajang besar musim panas Eropa.
Meski gagal melangkah jauh di Belanda, pengalaman bertanding di lapangan rumput tetap menjadi modal berharga bagi kedua petenis Indonesia untuk menghadapi kompetisi selanjutnya.
(Sumber: WTA Tour)