Resmi! Enzo Maresca Jadi Pelatih Baru Manchester City, Chelsea Ungkap Alasan Kepergiannya

Enzo Maresca resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Manchester City pada Senin (29/6/2026). (Foto: ManCity.com)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID – Manchester City resmi memasuki era baru. Juara Liga Inggris itu mengumumkan penunjukan Enzo Maresca sebagai pelatih kepala yang akan menggantikan Pep Guardiola mulai musim 2026/2027.

Dalam pernyataan resminya, Senin (29/6/2026), Manchester City mengonfirmasi bahwa pelatih asal Italia tersebut telah menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun yang akan mengikatnya hingga musim panas 2029.

Penunjukan Maresca sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai sosok yang akan melanjutkan warisan Guardiola, pelatih tersukses dalam sejarah modern The Citizens.

"Manchester City dengan senang hati mengonfirmasi penunjukan Enzo Maresca sebagai pelatih kepala. Pelatih asal Italia tersebut telah menandatangani kontrak tiga tahun hingga musim panas 2029," demikian pernyataan resmi klub.

Bagi Maresca, Etihad Stadium bukanlah tempat yang asing. Pria berusia 46 tahun itu pernah menangani tim akademi Manchester City sebelum dipercaya menjadi asisten Pep Guardiola saat klub meraih treble domestik pada musim 2018/2019.

Pengalaman tersebut membuatnya memahami filosofi permainan yang selama ini menjadi identitas Manchester City.

"Manchester City adalah klub yang sangat saya kenal dan mendapatkan kesempatan untuk memimpin tim ini adalah hal hebat bagi saya," ujar Maresca. "Saya tak sabar untuk mulai melatih mereka. Saya ingin kami menang, memainkan sepak bola yang atraktif, dan menikmati tekanan sebagai wakil Manchester City."

Perjalanan kepelatihan Maresca memang tidak selalu berjalan mulus. Ia memulai karier sebagai pelatih kepala bersama Parma pada 2021, tetapi hanya bertahan selama 14 pertandingan dengan torehan empat kemenangan.

Namanya mulai melambung ketika dipercaya menangani Leicester City pada awal musim Championship 2023/2024. Di bawah kepemimpinannya, Leicester sukses menjadi juara Championship sekaligus kembali promosi ke Liga Inggris.

Prestasi tersebut membuka jalan menuju Chelsea. Bersama The Blues, Maresca menjalani musim debut yang impresif dengan membawa klub finis di posisi keempat Liga Inggris, sekaligus meraih dua trofi bergengsi, yakni UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub FIFA pada 2025.

Namun, kebersamaan Maresca dengan Chelsea ternyata tidak berlangsung lama. Tak lama setelah Manchester City mengumumkan penunjukan Maresca, Chelsea juga merilis pernyataan resmi yang mengungkap latar belakang kepergian pelatih asal Italia tersebut.

Klub asal London itu menyebut telah mengetahui sejak musim gugur tahun lalu bahwa Maresca berpeluang menjadi penerus Pep Guardiola di Manchester City.

Menurut Chelsea, keinginan Maresca untuk kembali ke Etihad Stadium semakin kuat meski saat itu masih memiliki kontrak jangka panjang.

"Menjadi jelas bagi kami bahwa dia sangat ingin menggantikan Guardiola dan sepenuhnya berkomitmen mengejar kesempatan itu, meskipun masih terikat kontrak jangka panjang yang tidak bisa diakhiri secara sepihak," tulis Chelsea dalam pernyataan resminya.

Chelsea mengungkapkan bahwa Maresca kemudian mengajukan pengunduran diri secara mendadak pada Desember 2025, sebelum resmi meninggalkan Stamford Bridge pada 1 Januari 2026.

Keputusan tersebut membuat manajemen The Blues mengaku kecewa karena menilai fokus sang pelatih sudah tidak lagi sepenuhnya tertuju kepada klub.

"Kami tentu merasa kecewa karena meyakini pikiran dan hatinya sudah tertuju kepada klub lain dan kesempatan lain, padahal dia baru bergabung dengan Chelsea setahun sebelumnya," demikian bunyi pernyataan Chelsea.

Meski demikian, klub akhirnya menerima pengunduran diri tersebut demi menjaga stabilitas tim di tengah kompetisi yang sedang berjalan.

Chelsea juga mengonfirmasi telah mencapai kesepakatan secara rahasia dengan Manchester City terkait proses kepindahan Maresca. Sejumlah laporan menyebut The Citizens membayar kompensasi sekitar 17 juta pound sterling atau setara Rp402 miliar.

Kini, Manchester City berharap Maresca mampu melanjutkan dominasi yang telah dibangun Guardiola selama hampir satu dekade.

Selama menangani The Citizens, Guardiola mempersembahkan enam gelar Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, serta berbagai gelar domestik lainnya. Pada musim terakhirnya, pelatih asal Spanyol itu menutup pengabdiannya dengan mempersembahkan gelar Piala Liga dan Piala FA.

Sementara itu, Chelsea memilih membuka lembaran baru bersama Xabi Alonso. Manajemen klub meyakini mantan gelandang Timnas Spanyol tersebut memiliki kapasitas untuk membawa The Blues kembali bersaing di papan atas sepak bola Inggris maupun Eropa.

"Kami memiliki seorang pelatih dengan kecerdasan sepak bola yang luar biasa dan profesionalisme tingkat tertinggi. Dia memiliki semua kualitas untuk menghadirkan kesuksesan yang layak didapatkan dan diharapkan para pendukung Chelsea," tulis Chelsea.

(Sumber: Manchester City)