![]() |
| Rekayasa dilakukan di sekitar underpass Tomang imbas sebuah truk bermuatan besi mengalami kecelakaan tunggal. ( Foto: ist) |
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID,JAKARTA - Kecelakaan tunggal melibatkan truk bermuatan pagar besi terjadi di Jalan Layang (Flyover) Tomang, Jakarta Barat, pada Rabu (24/6/2026) pagi. Insiden ini menyebabkan muatan besi berserakan di badan jalan dan mengakibatkan kemacetan parah di ruas tol dan arteri menuju Tanjung Priok.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB saat truk kontainer bermuatan besi wiremesh seberat kurang lebih 30 ton melintas di jalan layang depan Mal Taman Anggrek . Diduga kuat tali pengikat muatan putus di tengah perjalanan, menyebabkan muatan tumpah ke sisi kiri kendaraan. Akibatnya, truk kehilangan keseimbangan dan terguling.
"Pagi ini truk muatan besi kurang lebih 30 ton dari tol Kebon Jeruk arah ke Tanjung Priok, tepatnya di jalan layang depan Taman Anggrek terguling hingga muatan tumpah," ujar KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudarmo, kepada wartawan.
Dampak Lalu Lintas dan Penutupan Jalur
Insiden ini menimbulkan dampak luas terhadap arus lalu lintas. Muatan besi wiremesh tidak hanya berserakan di atas jalan layang, tetapi juga jatuh ke bawah menutup sebagian besar Jalan Letjen S. Parman.
PT Jasa Marga melalui akun media sosial resminya mengumumkan penutupan sementara Tol Layang Tomang dari arah Kebon Jeruk menuju Priok dan Cawang.
"09.04 WIB #Tol_DalamKota Layang (Flyover) Tomang dari Kb Jeruk ke arah Priok DITUTUP SEMENTARA, ada penanganan kecelakaan kendaraan Trailer muatan pagar besi wiremesh terbalik miring muatan terjatuh ke jalur," tulis Jasa Marga dalam keterangan resminya.
Rekayasa Lalu Lintas
Akibat penutupan ini, arus lalu lintas dialihkan ke jalan arteri melalui lampu lalu lintas (Traffic Light) Tomang . Pengendara yang hendak menuju kawasan Priok atau Cawang diimbau untuk mencari jalur alternatif lainnya.
Kepadatan terpantau terjadi di ruas Tol Jakarta-Tangerang dari Kebon Jeruk hingga Tomang, serta di sekitar kawasan Slipi dan Grogol akibat material besi yang menutup Jalan S. Parman.
Proses Evakuasi
Hingga pukul 09.20 WIB, petugas gabungan dari kepolisian dan Jasa Marga masih melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian. Sebuah crane dikerahkan untuk mengangkat muatan besi dan memindahkan truk yang terguling . Belum ada kepastian kapan arus lalu lintas di ruas tol layang akan kembali normal.
Pengendara diimbau untuk menghindari kawasan Tomang dan Grogol, serta memantau informasi lalu lintas terkini sebelum melakukan perjalanan.
( berbagai sumber)
