GEBRAK.ID, TOJA UNA-UNA -- Kabar melegakan datang dari operasi pencarian di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Sebanyak 11 wisatawan asing dan satu awak perahu motor yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara itu, nakhoda kapal bernama Ferdiansyah hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kepala Seksi Operasi SAR Palu, Rusmadi, mengatakan informasi mengenai ditemukannya para korban diperoleh dari Kepala Kantor SAR Gorontalo.
"Berdasarkan informasi dari Kepala Kantor SAR Gorontalo, korban sudah ditemukan. Namun, nakhoda kapal atas nama Ferdiansyah, informasinya sampai saat ini belum ditemukan," kata Rusmadi di Palu, Sabtu (25/7/2026).
Meski sebagian besar penumpang telah berhasil dievakuasi, Basarnas Palu tetap mengerahkan kapal khusus KN SAR Bhisma untuk memperkuat operasi pencarian terhadap nakhoda yang masih dinyatakan hilang.
Rusmadi menjelaskan, KN SAR Bhisma membawa 13 personel lengkap dengan berbagai peralatan pendukung pencarian dan penyelamatan. Kapal tersebut bertolak dari Kabupaten Banggai pada pukul 09.40 Wita dan diperkirakan tiba di lokasi pencarian sekitar pukul 19.40 Wita.
Setibanya di lokasi, tim dari Sulawesi Tengah akan bergabung dengan personel SAR gabungan yang lebih dulu melakukan operasi pencarian di kawasan Teluk Tomini.
JANGAN TERLEWATKAN Speed Boat Berisi 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Teluk Tomini, Operasi SAR Ditunda karena Cuaca Buruk
Sementara itu, seluruh wisatawan asing yang berhasil diselamatkan telah dievakuasi ke sebuah resor di Kabupaten Tojo Una-Una.
"Saat ini korban berada di Tojo Una-Una, namun terkait tindak lanjut apakah korban dievakuasi ke Ampana atau Wakai, sementara ini masih menunggu informasinya. Kami juga berkoordinasi dengan pihak resor, apakah mereka bersedia dievakuasi atau ditransfer," ujar Rusmadi.
Sebelumnya, Basarnas menerima laporan hilang kontak terhadap rombongan penumpang yang berangkat menggunakan perahu motor dari Sanctum Una-Una Dive Resort pada Jumat (24/7/2026). Mereka dijadwalkan menuju Pelabuhan Marisa di Provinsi Gorontalo, namun tidak dapat dihubungi sehingga memicu operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.
Operasi pencarian terhadap nakhoda Ferdiansyah masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur penyelamat. Basarnas berharap proses pencarian dapat segera membuahkan hasil sehingga seluruh penumpang dan awak kapal dapat ditemukan.
(Sumber: Humas Kansar Palu)
