Editor: A. Rayyan K
Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi bereaksi dalam pertandingan ganda campuran babak pertama Wimbledon 2026 di All England Club, London, Inggris, Inggris, Jumat (3/7/2026). (Foto: Instagram/@dila11)
GEBRAK.ID – Kiprah petenis Indonesia Aldila Sutjiadi di ajang Wimbledon 2026 masih terus berlanjut. Berpasangan dengan petenis Argentina, Guido Andreozzi, Aldila sukses mengamankan tiket ke babak perempat final nomor ganda campuran setelah menyingkirkan pasangan unggulan kedelapan.
Dalam pertandingan babak 16 besar yang berlangsung di All England Club, London, Minggu (5/7/2026), Aldila/Andreozzi menaklukkan duet Jackson Tracy dari Amerika Serikat dan Anna Danilina asal Kazakhstan melalui pertarungan tiga set dengan skor 7-6(6), 5-7, 6-3.
Kemenangan tersebut menjadi bukti ketangguhan pasangan Indonesia-Argentina itu setelah melewati duel yang berlangsung sengit selama tiga set. Kedua pasangan saling menekan sejak awal pertandingan dan beberapa kali menunjukkan reli panjang yang mengundang tepuk tangan penonton.
Set pertama berlangsung sangat ketat. Baik Aldila/Andreozzi maupun Tracy/Danilina sama-sama tampil solid saat melakukan servis sehingga skor terus berimbang hingga 6-6. Pertandingan pun harus ditentukan melalui tie-break.
Pada momen krusial itu, Aldila dan Andreozzi menunjukkan ketenangan yang luar biasa. Sempat memimpin 6-4, mereka akhirnya memastikan kemenangan tie-break dengan skor 8-6 untuk merebut set pembuka.
Memasuki set kedua, tensi pertandingan tidak menurun. Kedua pasangan kembali saling menjaga servis hingga kedudukan imbang 5-5. Namun, Tracy dan Danilina berhasil memanfaatkan satu peluang break yang mereka dapatkan untuk unggul 6-5 sebelum menuntaskan set tersebut melalui gim servis berikutnya dengan skor 7-5.
Pertandingan pun berlanjut ke set penentuan yang menjadi penentu langkah menuju delapan besar.
Di set ketiga, Aldila dan Andreozzi tampil lebih percaya diri sekaligus lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Momentum penting hadir pada gim ketujuh ketika mereka sukses mematahkan servis lawan untuk unggul 4-3.
Keunggulan tersebut berhasil dipertahankan dengan baik. Setelah mengamankan gim servis sendiri, pasangan Indonesia-Argentina itu akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 6-3 sekaligus memastikan tiket ke babak perempat final Wimbledon 2026.
Secara statistik, Aldila dan Andreozzi memang tampil lebih efisien dibanding lawannya. Mereka mampu memenangi 81 persen poin dari servis pertama, yakni 56 dari total 69 poin.
Selain itu, pasangan ini juga mengumpulkan total 103 poin sepanjang pertandingan, lebih banyak dibandingkan Tracy dan Danilina yang hanya mengoleksi 92 poin.
Meski hanya membukukan tiga ace, lebih sedikit dibanding delapan ace milik lawan, Aldila dan Andreozzi justru tampil jauh lebih rapi. Mereka hanya melakukan tiga unforced error sepanjang pertandingan, sedangkan Tracy dan Danilina mencatatkan 12 kesalahan sendiri. Kedua pasangan sama-sama menghasilkan sembilan winner.
Catatan statistik tersebut menunjukkan bahwa konsistensi dan minimnya kesalahan menjadi faktor utama keberhasilan Aldila dan Andreozzi mengamankan kemenangan dalam laga yang berlangsung penuh tekanan.
Hasil ini sekaligus menjaga peluang Aldila Sutjiadi untuk kembali mencatat prestasi membanggakan di turnamen Grand Slam. Wimbledon merupakan salah satu turnamen tenis paling bergengsi di dunia yang menjadi bagian dari empat ajang Grand Slam bersama Australian Open, Roland Garros, dan US Open.
Pada babak perempat final nanti, Aldila dan Guido Andreozzi akan menghadapi pemenang pertandingan antara pasangan unggulan pertama asal Italia, Andrea Vavassori/Sara Errani, melawan duet Australia Marc Polmans/Storm Hunter.
Dengan performa yang semakin solid dan kepercayaan diri yang terus meningkat, peluang Aldila untuk melangkah lebih jauh di Wimbledon 2026 masih terbuka lebar.
(Sumber: Wimbledon)