![]() |
| Angkot listrik Wuling Mitra EV siap gantikan angkot AC D10A Depok. Simak spesifikasi, fitur, dan rencana tarif lebih murah dari armada ramah lingkungan ini. Foto: wuling) |
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID,DEPOK – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bersiap menghadirkan babak baru transportasi umum. Setelah angkot AC trayek D10A berhenti beroperasi sejak Mei 2026, kini giliran angkot listrik yang akan melayani rute Terminal Depok Baru-Terminal Jatijajar. Unit yang digunakan pun dikabarkan adalah Wuling Mitra EV, kendaraan niaga listrik pertama dari pabrikan asal China tersebut.
Kabar ini mencuat setelah Plt Kepala Dishub Kota Depok, Aan Syurahman, melakukan pengecekan langsung ke karoseri untuk memastikan kesiapan armada baru. Bocoran video yang beredar juga memperkuat spekulasi bahwa Wuling Mitra EV menjadi pilihan utama.
Kenapa Angkot AC D10A Berhenti?
Sebelumnya, trayek D10A dilayani oleh Mikrotrans berbasis Wuling Confero yang dilengkapi pendingin udara (AC). Layanan tersebut mulai beroperasi sebagai angkutan perkotaan modern dengan sistem pembayaran non-tunai.
Namun, operator PT Commuter Anak Bangsa (CAB) menghentikan operasional layanan tersebut mulai 2 Mei 2026. Penghentian ini dilakukan setelah evaluasi terhadap tingginya biaya operasional yang dinilai tidak sebanding dengan jumlah penumpang. Tarif yang sempat naik hingga Rp9.000 juga belum mampu menutup biaya operasional kendaraan berbahan bakar bensin.
Pemerintah Kota Depok pun memastikan trayek D10A tidak akan ditutup. Sebaliknya, trayek tersebut akan dihidupkan kembali menggunakan armada angkot listrik yang diklaim lebih efisien dari sisi operasional serta mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Spesifikasi Wuling Mitra EV untuk Angkot Listrik Depok
Wuling Mitra EV adalah kendaraan komersial bertenaga listrik yang dirancang untuk kebutuhan bisnis dan logistik. Mobil ini hadir dalam pilihan model blind van dan minibus. Untuk kebutuhan angkot penumpang, varian minibus-lah yang paling sesuai.
Berikut spesifikasi utama Wuling Mitra EV:
Dimensi dan Kabin
· Panjang: 5.010 mm
· Lebar: 1.800 mm
· Tinggi: 1.975 mm
· Jarak Sumbu Roda (Wheelbase): 3.050 mm
Dengan dimensi yang lega, angkot listrik ini dipastikan akan dilengkapi fasilitas modern seperti pendingin udara (AC), kabin luas, pintu otomatis, serta kursi prioritas bagi lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
Performa dan Baterai
Wuling Mitra EV tersedia dalam dua pilihan baterai:
· Long Range: Kapasitas baterai 41,9 kWh dengan jarak tempuh hingga 300 km (CLTC)
· Premium Range: Kapasitas baterai 56,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 km (CLTC)
Motor listrik yang digunakan mampu menghasilkan tenaga hingga 75 kW (sekitar 101 hp) dan torsi 180 Nm, dengan kecepatan maksimal 115 km/jam . Untuk pengisian daya, mobil ini mendukung fast charging CCS2 yang mampu mengisi baterai dari 30% hingga 80% hanya dalam waktu 30 menit.
Tarif Lebih Murah dan Ramah Lingkungan
Penggunaan kendaraan listrik diharapkan dapat menekan biaya operasional secara signifikan. Sebelumnya, penggunaan bahan bakar fosil menjadi salah satu penyebab tingginya biaya operasional angkot AC berbasis Wuling Confero.
Dengan beralih ke kendaraan listrik, biaya energi dan perawatan diharapkan lebih rendah sehingga tarif angkutan dapat dijaga tetap terjangkau bagi masyarakat. Bahkan, Dishub Depok sebelumnya menyampaikan harapan agar tarif layanan nantinya dapat dibuat lebih kompetitif dibanding sebelumnya.
Kapan Angkot Listrik D10A Beroperasi?
Plt Kepala Dishub Kota Depok, Aan Syurahman, memastikan bahwa seluruh unit kendaraan berbasis listrik ini dalam kondisi prima dan siap memberikan kenyamanan maksimal bagi warga Depok.
"Hari ini kami melakukan pengecekan langsung ke karoseri untuk memastikan kesiapan unit. Secara umum kondisinya sudah sangat baik dan kini memasuki tahap finalisasi," ujar Aan saat meninjau langsung ke lokasi karoseri, Kamis (16/07/26).
Mengenai waktu peluncuran, Aan memastikan masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama. "InsyaAllah dalam waktu dekat akan segera kami launching. Kami ingin memastikan semuanya benar-benar siap, baik dari sisi kendaraan maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.
Layanan angkot listrik ini nantinya tetap melayani rute D10A tanpa perubahan trayek, menghubungkan Terminal Terpadu Depok, kawasan Grand Depok City (GDC), hingga Terminal Jatijajar.
( berbagai sumber)
