GEBRAK.ID, JAKARTA -- Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia saat memetik kelapa di atas pohon dengan ketinggian sekitar 15 meter pada Sabtu (18/7/2026).
Korban diketahui bernama Suhid Suparyo (65 tahun), warga Desa Bedagas, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga. Ia meninggal ketika sedang bekerja memetik kelapa di kebun milik warga Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang.
Kapolsek Rembang, Inspektur Polisi Satu Warsono, menjelaskan korban datang ke lokasi sekitar pukul 08.00 WIB bersama seorang rekannya untuk memanen kelapa.
Sebelum mulai bekerja, rekan korban sempat mengajaknya sarapan. Namun, Suhid memilih langsung memanjat pohon kelapa tanpa terlebih dahulu beristirahat.
Tak lama setelah berada di atas pohon, situasi berubah menjadi mencekam.
"Sekitar 10 menit kemudian, saksi melihat korban mendadak terdiam di atas pohon dengan posisi kaki menggantung," ujar Warsono.
Melihat kondisi tersebut, rekan korban berulang kali memanggil nama Suhid dan bahkan memukul batang pohon untuk menarik perhatiannya. Namun, tidak ada respons sama sekali.
Menyadari korban kemungkinan mengalami kondisi darurat, saksi segera melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa yang kemudian diteruskan ke Polsek Rembang.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan Kantor SAR Cilacap melalui Unit Siaga SAR Banyumas, BPBD Kabupaten Purbalingga, Damkar Rembang, serta Tim Inafis Polres Purbalingga untuk melakukan proses evakuasi.
Karena posisi korban berada di atas pohon dengan ketinggian sekitar 15 meter, proses penurunan jenazah dilakukan secara hati-hati oleh tim gabungan.
Setelah berhasil dievakuasi, tim medis dari Puskesmas Rembang bersama Tim Inafis Polres Purbalingga melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah.
"Hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Rembang tidak ditemukan tanda kekerasan. Diperkirakan korban sudah meninggal sekitar tiga hingga empat jam sebelum pemeriksaan," kata Warsono.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Suhid diketahui memiliki riwayat penyakit kronis berupa sakit perut yang telah lama dideritanya. Penyakit tersebut diduga kambuh ketika korban berada di atas pohon sehingga menyebabkan ia meninggal dunia.
Polisi memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Atas dasar itu, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
"Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi," ujar Warsono menandaskan.
(Sumber: Polres Purbalingga)
