Orang Tua Segera Bisa Pantau Menu Makan Bergizi Gratis Anak Lewat Portal Digital BGN

Kepala  Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. (Foto: Tangkapan layar Youtube)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA -- Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat transparansi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyiapkan sebuah sistem digital yang memungkinkan masyarakat, khususnya orang tua, memantau menu makanan yang diterima anak di sekolah secara langsung.

Melalui portal digital tersebut, orang tua nantinya tidak hanya dapat melihat menu makanan harian, tetapi juga mengetahui sekolah penerima manfaat, lokasi dapur penyedia makanan, hingga pihak yang bertanggung jawab atas layanan tersebut.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan digitalisasi ini merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola Program Makan Bergizi Gratis yang lebih terbuka, akuntabel, dan mudah diawasi oleh masyarakat.

"Kami sedang mengembangkan sistem agar masyarakat dapat terlibat dalam pengawasan pelaksanaan MBG. Orang tua nantinya dapat mengetahui sekolah mana yang menerima layanan, menu apa yang disajikan setiap hari, makanan tersebut dimasak di dapur mana, hingga siapa Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab. Transparansi ini menjadi bagian dari upaya kami membangun tata kelola yang lebih baik," ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, portal digital tersebut ditargetkan dapat diakses masyarakat dalam waktu dekat. Orang tua cukup masuk ke sistem menggunakan identitas peserta didik untuk memperoleh informasi secara real time mengenai pelaksanaan Program MBG di sekolah anaknya.

Selain menyajikan daftar menu harian, sistem juga akan menampilkan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan ke sekolah, identitas kepala SPPG, serta cakupan layanan yang diberikan.

BGN juga tengah menyiapkan dashboard publik yang dapat diakses masyarakat luas. Dashboard ini akan menampilkan berbagai informasi penting mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara nasional.

Data yang tersedia meliputi jumlah SPPG yang telah beroperasi, persebarannya di berbagai daerah, sekolah-sekolah yang telah menerima layanan, hingga perkembangan implementasi program dari waktu ke waktu.

Menurut Sudaryono, kehadiran dashboard publik diharapkan mampu meningkatkan keterbukaan informasi sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh data mengenai pelaksanaan program pemerintah tersebut.

Ia menegaskan bahwa transparansi bukan hanya bertujuan memberikan kemudahan akses informasi, tetapi juga menjadi sarana pengawasan bersama agar kualitas layanan Program MBG tetap terjaga.

"Upaya ini penting karena pelaksanaan program berskala nasional memerlukan partisipasi berbagai pihak untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan," kata Sudaryono.

BGN juga ingin mengurangi proses administrasi yang selama ini masih dilakukan secara manual dengan memanfaatkan teknologi digital agar layanan menjadi lebih cepat, efisien, dan mudah diakses.

"Kami ingin mengubah sistem yang sebelumnya banyak dilakukan secara manual menjadi sistem digital yang lebih mudah, transparan, dan nyaman bagi semua pihak. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi bertanya secara manual karena seluruh informasi dapat diakses melalui sistem," ujar Sudaryono.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi peserta didik. Melalui sistem digital yang sedang dikembangkan, BGN berharap masyarakat dapat ikut mengawasi pelaksanaan program sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa di seluruh Indonesia.

(Sumber: BGN)