Cuaca Panas Bisa Bikin Mesin Overheat, Ini Pentingnya Cek Oli Sebelum Bepergian

Pemilik kendaraan perlu memastikan kondisi oli mesin tetap prima agar terhindar dari risiko overheat. (Foto: Pixabay)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID – Musim kemarau dengan suhu udara yang tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara, terutama saat melakukan perjalanan jauh selama libur sekolah. Selain menghadapi kemacetan menuju berbagai destinasi wisata, pemilik kendaraan juga perlu memastikan kondisi oli mesin tetap prima agar terhindar dari risiko overheat.

Saat cuaca panas dan kendaraan terjebak kemacetan, mesin bekerja lebih berat karena harus mempertahankan suhu operasional dalam waktu yang lebih lama. Dalam kondisi seperti itu, oli mesin memiliki peran penting, bukan hanya sebagai pelumas, tetapi juga membantu menjaga temperatur mesin tetap stabil.

Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, mengatakan penggunaan oli sesuai spesifikasi pabrikan sangat berpengaruh terhadap performa dan usia pakai mesin.

"Penggunaan pelumas sesuai spesifikasi membantu menjaga performa mesin tetap optimal, memperpanjang usia komponen, sekaligus menekan biaya perawatan kendaraan," ujar Nur Imansyah Tara dalam keterangan resminya, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, oli berfungsi mengurangi gesekan antarkomponen mesin, membawa panas menuju area pelepasan panas, membersihkan endapan kotoran ke filter oli, sekaligus melindungi komponen logam dari korosi.

Namun, paparan suhu tinggi secara terus-menerus akibat perjalanan jauh, kemacetan, maupun cuaca ekstrem dapat mempercepat penurunan kualitas oli. Akibatnya, kemampuan oli dalam melumasi mesin dan menyerap panas akan berkurang.

Selain itu, pada temperatur tinggi sebagian kandungan oli juga bisa menguap sehingga volumenya terus berkurang seiring penggunaan.

Jika kualitas maupun volume oli tidak lagi sesuai standar, gesekan antarkomponen mesin akan meningkat. Kondisi tersebut dapat mempercepat keausan mesin, memicu overheat, bahkan menyebabkan kerusakan yang membutuhkan biaya perbaikan lebih besar.

Karena itu, pemilik kendaraan disarankan melakukan pemeriksaan oli sebelum melakukan perjalanan. Pastikan volume oli masih berada pada batas ideal dan segera lakukan penggantian apabila sudah mencapai jadwal servis yang direkomendasikan.

Tak hanya oli, sistem pendingin mesin juga perlu mendapat perhatian. Pengendara sebaiknya memeriksa kondisi cairan radiator, kipas pendingin, hingga selang radiator agar seluruh sistem pendingin bekerja optimal menjaga suhu mesin selama perjalanan.

Bagi yang belum sempat melakukan servis sebelum berangkat, pemeriksaan kendaraan tetap bisa dilakukan di bengkel resmi yang tersedia di berbagai daerah tujuan wisata.

Langkah sederhana ini dinilai mampu mengurangi risiko gangguan teknis di tengah perjalanan sekaligus menjaga kenyamanan, keselamatan, dan performa kendaraan selama musim liburan.

(Sumber: Auto2000)