![]() |
| Proyek Tol Getaci terkendala investor, pembangunan fisik molor meski dana pembebasan lahan Rp2,9 triliun telah dikucurkan. Simak update 10 gerbang tol dan target 2026. |
Editor: Dinar Kencana
GEBRAK.ID,BANDUNG – Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) masih menghadapi kendala serius. Meskipun pemerintah telah menggelontorkan dana hampir Rp3 triliun untuk pembebasan lahan, proses pembangunan fisik belum dapat dimulai karena tender yang berulang kali gagal menarik investor .
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Barat, Dudung Rudi Hendratna, mengungkapkan bahwa realisasi anggaran untuk pembebasan lahan di sepanjang trase tol menuju wilayah selatan Jawa Barat telah mencapai sekitar Rp2,9 triliun .
"Kalau perkembangan Tol Getaci, sampai sekarang realisasinya uang yang sudah keluar hampir Rp3 triliun, tepatnya sekitar Rp2,9 triliun. Itu keseluruhan untuk pembebasan tanah sampai ke selatan," ujar Dudung, Senin (11/5/2026) .
Meski dana besar telah dikucurkan, proses pembangunan fisik belum dapat berjalan optimal. "Terkait tender kan sudah beberapa kali dilakukan dan belum berhasil sampai sekarang. Jadi warga Jawa Barat, terutama Tasikmalaya dan sekitarnya, harus bersabar," ungkapnya.
Menurut rencana, jalan tol sepanjang 206,65 kilometer ini akan melintasi 6 kabupaten dan 2 kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran, dan Kabupaten Cilacap.
Desakan dari Legislatif
Kondisi ini menuai desakan dari berbagai pihak. Anggota DPRD Jawa Barat, Ahab Sihabudin, mendesak pemerintah segera memulai pembangunan fisik Tol Getaci. Ia mewakili masyarakat Daerah Pemilihan Kabupaten Garut yang sangat berharap proyek ini segera terwujud.
"Kami anggota DPRD Provinsi Jabar Dapil Garut berharap pemerintah untuk segera memulai pembangunan Tol Getaci," tegas Ahab, dikutip dari Antara.
Infrastruktur 10 Gerbang Tol
Rencana pembangunan Tol Getaci akan dilengkapi dengan 10 gerbang tol yang tersebar di sepanjang ruas jalan, antara lain Gerbang Tol Majalaya, Nagreg, Garut Utara, Garut Selatan, Singaparna, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran, dan Cilacap.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo sebelumnya menargetkan pembangunan Tol Getaci dimulai pada 2026 dengan skema multi years contract (MYC) agar pembangunan tidak terhenti setiap pergantian tahun anggaran. Proyek ini akan dikerjakan secara bertahap, dimulai dari segmen Gedebage hingga Tasikmalaya.
Proyek Tol Getaci merupakan bagian dari jaringan jalan tol yang akan terhubung hingga Yogyakarta melalui Tol NYIA Kulonprogo–Yogyakarta–Solo. Pembangunan ini termasuk dalam Proyek Strategis Nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 dan Perpres Nomor 87 Tahun 2021 untuk percepatan pembangunan kawasan Jawa Barat bagian selatan.
( berbagai sumber)
